Sandiaga Uno di Nganjuk, Stabilkan Harga Bawang Merah saat Panen dan Sejahterakan Petani

- Pewarta

Jumat, 8 Februari 2019 - 01:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat saat berdialog dengan kelompok tani bawang merah di Desa Sukomoro, Kec. Sukomoro, Kab. Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019).

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat saat berdialog dengan kelompok tani bawang merah di Desa Sukomoro, Kec. Sukomoro, Kab. Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019).

Adilmakmur.co.id, Nganjuk — Sandiaga Salahuddin Uno akan memberlakukan sistim yang pernah diterapkannya di DKI Jakarta untuk membantu petani dengan membeli langsung hasil produksi pertanian dari sumbermya. Sehingga petani sejahtera, pedagang bahagia dan pembeli tersenyum. Hal ini dikatakan Sandi saat berdialog dengan kelompok tani bawang merah di Desa Sukomoro, Kec. Sukomoro, Kab. Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (7/2/2019).

Pernyataan ini terlontar ketika para petani curhat soal harga pupuk, obat, harga jual yang turun tiap kali panen dan bawang impor yang membuat petani buntung. Sebagaimana yang dikeluhkan Sudarso yang mengaku sudah puluhan tahun menjadi petani bawang. Namun 10 tahun terakhir menjadi petani dan pedagang bawang keuntungan semakin sulit diperoleh.

BACA JUGA : Sandi Kunjungi Industri Rumahan Shuttlecock di Nganjuk

“Saya di sini petani juga pedagang. Namun semenjak sepuluh tahun belakangan ini selalu diikalahkan oleh harga jual dan dimahalkan oleh pupuk dan obat-obatan. Jadi tidak ada kepastian, rasanya tidak adil,” ucap Sudarso dengan nada emosi.

Menurut Sandi, dirinya punya pengalaman saat menjabat wakil gubernur DKI Jakarta. Dia membeli langsung dari petani bawang Brebes melalui PT Food Station Tjipinang Jaya untuk menjaga pasokan bawang yang saat itu langka dan harganya meroket.

“Waktu itu di DKI, bawang merah harganya naik dan langka. Kami mengambil inisiatif dengan PT Food Station Tjipinang Jaya, menjalin kerjasama dengan petani bawang brebes. Alhamdulillah kami patahkan mitos harga tinggi di hari lebaran, karena pasukan terjaga. Petani bawang Brebes sejahtera, pedagang bahagia, pembeli tersenyum,” ucap Sandi. Kalau allah mengijinkan kami akan melakukan hal yang sama, namun untuk Indonesia dengan Bulog atau pemangku kepentingan lainnya juga dengan pihak ketiga melalui public private partnership,,” terang Sandi.

Menurut Sandi, dengan menggunakan teknologi Control Atmosphere Storage (CAS), produk pertanian seperti bawang bisa disimpan selama enam sampai sembilan bulan.

“Jadi kalau bawang belum laku, bisa disimpan enam bulan hingga sembilan bulan. Jika pasokan dalam negeri stabil, harusnya sudah memulai proyeksi ekspor, produksi bawang kita terbesar se -ASEAN dengan industri turunannya seperti bawang goreng, pil bawang herbal dan lain-lain. Kita juga akan bangun industriinya,” jelas Sandi.

Sandi menyatakan, kalau sekarang dia disodorkan kontrak politik dengan petani bawang, untuk menjaga harga jual bawang merah tetap stabil dia bersedia saat itu juga.

“Sepanjang tahun, tiap panen kami akan beli dengan harga bawah sepuluh ribu rupiah dan harga atas lima belas ribu rupiah,” pernyataan yang membuat para petani bawang bertepuk tangan.

“Jadi tidak ada lagi petani rugi. Pemerintah harus hadir buat petani. Karena salah satu fokus Prabowo Sandi adalah mewujudkan swasembada pangan. Bagaimana mau swasembada pangan jika petaninya tidak sejahtera,” tutup Sandi. (dam)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB