Dihadapan Ribuan Buruh, Prabowo Singgung Penahanan Ahmad Dhani dan Rasa Keadilan di Indonesia

- Pewarta

Kamis, 7 Februari 2019 - 01:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat dihadapan ribuan buruh pada perayaan Hut Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019).

Calon Presiden RI 2019, Prabowo Subianto saat dihadapan ribuan buruh pada perayaan Hut Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019).

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Calon Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto menyinggung penegakan hukum di Indonesia yang dirasa belum memberikan rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia mencontohkan terkait penahanan musisi Dewa 19 Ahmad Dhani yang ditahan akibat kasus ujaran kebencian.

“Kita bingung, kita ini negara punya UU Dasar atau tidak?. Kita bingung. Ada orang seperti Ahmad Dhani menyampaikan satu kalimat yang saya lihat tidak ada menyinggung orang lain, hanya mengatakan yang garis besar yang umum tapi sekarang dia ada di penjara,” ungkap Prabowo dihadapan ribuan buruh pada perayaan Hut Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019).

BACA JUGA : Berikan Dukungan Moral, Prabowo Kunjungi Keluarga Ahmad Dhani

Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu juga menjaskan, bahwa saat ini ada banyak Kepala Daerah baik Bupati, Walikota, hingga Gubernur yang secara terang-terangan mendukung salahsatu Capres tertentu. Namun, ketika ada salah satu kepala desa yang mendukung dirinya bersama Sandiaga Salahuddin Uno pada Pilpres 2019 ini, maka si kepala desa tersebut langsung dicari kesalahannya dan ditahan.

“Ada banyak kepala daerah yang bisa mengusung, mendorong mendukung, mengendorse pasangan tertentu, ada kepala desa yang dukung Prabowo-Sandi masuk penjara. sesudah dia masuk penjara dia tetap dukung Prabowo-Sandi. saya tidak mengerti dan saya tidak tahu siapa otak daripada tindakan tindakan seperti ini? saya tidak mengerti, siapa?,” ungkapnya penuh sesal.

Karena itu Prabowo menegaskan, dengan tidak terciptanya rasa keadilan di Indonesia, maka rakyat Indonesia akan terus bergerak menyuarakan hak-haknya dan menuntut agar pemerintah dapat memberikan rasa keadilan kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Karena begini ya, yakin saya bahwa orang-orang itu tidak pernah baca sejarah. Apakah orang dimasukin ke penjara nanti akan menyerah?. Apakah orang di intimidasi akan menyerah? Bahkan ada emak-emak di datengi di intimidasi tapi tetap dia tidak mau, saya denger dia tetap di intimidasi sekarang. emak-emak di tangkep,” tandasnya. (tim)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:55 WIB

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB