Ini Alasan Prof. Din Syamsuddin Tidak Mau Masuk dalam Pengurus MUI

- Pewarta

Minggu, 29 November 2020 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presidium KAMI, Din Syamsuddin. /Instagram/@m_dinsyamsuddin.

Presidium KAMI, Din Syamsuddin. /Instagram/@m_dinsyamsuddin.

ADIL MAKMUR – Tidak masuknya nama Ketua Dewan Pertimbangan MUI 2014-2020 Prof. Din Syamsuddin dalam susunan pengurus baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengundang banyak pertanyaan.

Din juga mengakui hal tersebut, karena itu dirinya memberikan tanggapan dan klarifikasinya secara tertulis pada Sabtu, 28 November 2020.

Di bawah ini keterangan Din Syamsuddin sebagaimana yang diterima media ini, selengkapnya sebagai berikut:

Bismillahirrahmanirrahim

Sehubungan dengan beredar luasnya berita dengan pertanyaan mengapa saya tidak masuk dalam kepengurusan MUI yang baru? Izinkan saya memberi tanggapan sebagai berikut:

Pertama, bahwa saya tidak masuk dalam kepengurusan baru MUI adalah karena saya tidak bersedia. Seandainya Tim Formatur memasukkan maka saya tidak bersedia.

Sebelum Munas MUI, saya sudah sampaikan di dalam Rapat Pleno terakhir Dewan Pertimbangan MUI pada 18 Nopember 2020 bahwa saya ingin berhenti dari keaktifan MUI.

Kedua, salah satu alasannya adalah saya merasa sudah terlalu lama terlibat di MUI (25 tahun) yaitu sejak 1995 sebagai Sekretaris, 2000 sebagai Sekretaris Umum, 2005-2010 sebagai Wakil Ketua Umum, 2010-2014 sebagai Wakil Ketua Umum.

Berita Terkait

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:55 WIB

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Berita Terbaru

Tujuan utama akun demo adalah mempelajari cara kerja platform trading, Anda dapat mulai mempelajari cara membuat akun demo dengan

broker trading tepercaya seperti Weltrade. (Dok. weltrade.com)

Bisnis

Cara Membuat Akun Demo dan Berlatih Trading Tanpa Risiko

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:07 WIB

logo

Pers Rilis

Sunlife perkenalkan merek global baru

Sabtu, 17 Okt 2026 - 02:18 WIB