KPK Pelajari Laporan Investigasi dari KMSA soal Kasus Novel

- Pewarta

Rabu, 16 Januari 2019 - 01:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempelajari soal laporan investigasi dari Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi terkait kasus penyerangan Novel Baswedan.

“Ini akan kami baca dan kami pelajari, kami yakin bahwa penegak hukum khususnya Kepolisian sedang bekerja keras untuk mengungkap teror baik kepada staf KPK atau kepada pimpinan KPK dan mudah-mudahan dalam waktu sangat dekat akan disampaikan hasilnya,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Ia menyatakan bahwa lembaganya tetap yakin dan diberikan kepastian oleh pimpinan Polri bahwa semua insiden atau teror yang dialami pimpinan dan seluruh staf KPK akan dilakukan secara serius.

“Oleh karena itu, maka ada tim (gabungan) yang baru dibikin dan ada beberapa penyidik dan penyelidik yang ada di dalam tim tersebut. Mudah-mudahan sesuai dengan rekomendasi Komnas HAM itu bisa didapatkan (pelakunya),” ucap Syarif.

Pihaknya pun juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan berharap bahwa kerja kami untuk memberantas korupsi tidak berhenti dengan teror-teror seperti itu. Demi bangsa kami siap melanjutkan kerja-kerja pemberantasan korupsi,” kata Syarif.

Dalam acara itu, Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menyerahkan laporan investigasi kasus penyerangan Novel Baswedan kepada pimpinan KPK yang hadir antara lain Laode M Syarif, Basaria Panjaitan, dan Alexander Marwata.

Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati menjelaskan bahwa laporan tersebut dibagi menjadi beberapa bagian.

Pihaknya menemukan bahwa serangan tersebut patut dicurigai sebagai pembunuhan berencana ada beberapa indikator yang pertama adalah motif serangan, modus atau pola serangan, dampak, dan pelaku.

Kedua, Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi meyakini dari data-data yang ada dan fakta-fakta bahwa pembunuhan berencana itu merupakan salah satu serangan terhadap KPK dengan tujuan menghalangi upaya pemberantasan korupsi atau “obstruction of justice”.

Selain itu, Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi juga memberikan rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo dan lembaga-lembaga negara lainnya yang tertuang dalam laporan investigasi tersebut.

Adapun Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi terdiri dari YLBHI, LBH Jakarta, Kontras, Lokataru Foundation, ICW, LBH Pers, PSHK, AMAR, Pusat Studi Konstitusi, FH Universitas Andalas, dan PUKAT UGM. (bfd)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB