Ibas Yudhoyono Ingatkan Pemerintah agar Menjaga Daya Beli Masyarakat

- Pewarta

Minggu, 21 Juni 2020 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono meminta Pemerintah memperhatikan perkembangan daya beli masyarakat atau keep buying strategy di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya pandemi Covid 19 ini menyebabkan runtuhnya perekonomian yang berdampak pada rendahnya daya beli masyarakat.

Terkait hal itu, Ibas sapaan akrabnya, berharap Pemerintah mengambil kebijakan yang pro pertumbuhan (pro growth), pro pengentasan kemiskinan (pro poor) dan pro penciptaan lapangan kerja (pro job). Ketiga hal itu jika dilakukan secara baik akan dengan sendirinya meningkatkan daya beli masyarakat. Ia juga menilai asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 4,5-5,5 persen terlalu optimis di tengah rendahnya daya beli masyarakat.

“Asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 4,5-5,5 persen terlalu optimistis, terutama saat Covid 19 menyebabkan banyak pengangguran yang notabene akan mengganggu konsumsi,” kata Ibas saat Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas dan Gubernur Bank Indonesia (BI) di Ruang Rapat Banggar, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Selain itu, politisi Partai Demokrat ini menyatakan bahwa target inflasi sebesar 2,0-4,0 persen dan asumsi nilai tukar pada kisaran Rp 14.900–Rp15.300 per dollar AS dinilai sudah cukup realistis dan harus tetap dijaga. “Tingkat suku bunga SBN 10 tahun pada kisaran 6,67–9,56 persen cukup realistis di tengah situasi ekonomi global yang melambat dan penuh dengan risiko,” jelas legislator dapil Jawa Timur VII itu. 

Selanjutnya, untuk jangka waktu dekat ini, Ibas mengingatkan Pemerintah agar saat ini tetap fokus juga untuk mengatasi isu kesehatan dan menyelamatkan nyawa rakyat di era pandemi Covid-19. Menurutnya ekonomi masih bisa bergerak jika Pemerintah mampu menentukan skala prioritas di masa pandemi ini. (dpr)

Berita Terkait

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Operasi Terpadu Kemenhut Bersihkan 360 Hektare Sawit Ilegal TNGL
Gabah Rp6.500 Dan Beras SPHP Jadi Penopang Harga Stabil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:38 WIB

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 08:53 WIB

Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!

Jumat, 12 September 2025 - 15:47 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB