Angka Kriminalitas Naik, Warga Jangan Bawa Barang yang Mencolok

- Pewarta

Kamis, 18 Juni 2020 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Polri mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan barang yang mencolok di masa transisi new normal ini. Hal itu guna mencegah aksi kejahatan yang mulai meningkat.

“Hal inilah yang menjadi permasalahan karena dengan meningkatkan aktivitas masyarakat tentunya tidak luput dari para pelaku kejahatan,” ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Rabu (17/6/2020).

Awi mengatakan masyarakat diminta untuk tetap waspada mengingat aktivitas kini berangsur mulai normal. Masyarakat diharapkan juga tidak menggunakan barang yang dapat memancing para pelaku kejahatan.

“Tentunya masyarakat harus mulai berhati-hati jika menggunakan perhiasan, kendaraan bermotor saat melewati jalan yang sepi di malam hari dan kurang penerangan serta saat meninggalkan kendaraan atau rumah harus pastikan betul-betul terkunci khususnya roda dua untuk diberikan kunci extra,” jelasnya.

Awi mengungkapkan bahwa angka kriminalitas di masa transisi new normal mengalami peningkatan pada akhir bulan Mei Sampai bulan Juni ini. Meningkatnya angka kriminalitas ini disebut karena aktivitas masyarakat yang berangsur mulai normal.

“Sesuai data yang ada pada Minggu 23 ke Minggu 24 mengalami kenaikan yang dipengaruhi oleh masa transisi menuju new normal. Aktivitas masyarakat meningkat untuk berkerja dan keluar rumah yang menjadikan penyebab kenaikan angka kriminalitas,” ungkapnya.

Meski angka kriminalitas meningkat, Awi menegaskan Polri tetap hadir untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Awi meminta kerjasama maayarakat untuk bersama sama menjaga Kamtibmas.

“Tentunya hal ini diserahkan kepada jajaran yang memang sudsh sangat memahami situasi mulai dari mapping tempat rawan Kamtibmas serta melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk meningkatkan peran serta masyarakat dengan melalui sistem keamanan lingkungan serta meningkatkan patroli daerah rawan,” tuturnya.

Polri juga menggandeng TNI, pemerintah daerah serta stakholder lainnya untuk menjamin keamanan masyarakat.

“Tentunya peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, saat ini Polri berkerjasama dengan TNI, Pemerintah Daerah, Security dan keamanan swadaya untuk bersama-sama menjaga agar situsi menjadi kondusif,” pungkasnya. (pol)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB