Indonesia Rawan Bencana, Prabowo-Sandi Dorong Pembentukan Kementerian Khusus Terkait Kebencanaan

- Pewarta

Rabu, 2 Januari 2019 - 02:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berjanji akan mengedepankan politik kebencanaan bila terpilih menjadi presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019 nanti. Pernyataan itu disampaikan sebagai solusi atas buruknya manajemen pemerintahan Jokowi dalam menangani bencana alam di Indonesia.

“Lebih teknis Pak Prabowo ingin mendorong kementerian khusus terkait kebencanaan. Ini ada contohnya di beberapa negara seperti Rusia,” kata Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam acara Refleksi Akhir Tahun BPN Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya, Jakarta, Senin (31/12/2018).

BACA JUGA : Di Sidoarjo, Sandi Uno Pukul Gong Tanda Transaksi Pasar di Tahun 2019 Dimulai

Dahnil mengatakan, Indonesia yang memiliki belasan ribu pulau dan panjang garis pantai luar biasa pada prinsipnya merupakan daerah rawan bencana. Namun demikian, dalam penanganan bencana pemerintah selalu menghadapi masalah yang terus berulang. Bahkan profesionalisme penanganan paska bencana juga jadi permasalahan.

“Kekuatan penanganan bencana di Indonesia hari ini hanya ada pada kekuatan solidaritas masyarakatnya. Ini yang turun duluan lebih cepat solidaritas dan kohesifitas sosial. Ada Nahdlatul Ulama yang turu, ada Muhammadiyah, ada FPI yang notabene bukan mandatory buat mereka,” ucap Dahnil.

“Early warning system tsunami saja bisa rusak atau hilang dicuri, artinya memang sejak awal kita tidak peduli dengan ancaman bencana ini,” imbuh Dahnil.

Oleh karena itu, lanjut Dahnil, Prabowo-Sandi akan memberikan perhatian khusus dan mengerahkan sumber daya yang ada terhadap upaya Indonesia dalam mengantisipasi datangnya bencana.

“Kebijakan fiskal kita akan maksimalkan anggaran kebencanaan. Kita akan dorong yang disebut literasi kebencanaan agar masyarakat lebih tahu dan peduli,” kata Dahnil. (ver)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB