Eks Panglima TNI : Kenapa Tidak Ada Isu HAM saat Prabowo Berpasangan dengan Megawati?

- Pewarta

Jumat, 28 Desember 2018 - 01:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso.

Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso menegaskan bahwa pihaknya tidak khawatir dengan isu Hak Asasi Manusia (HAM) yang akan menjadi salah satu materi debat Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal ini karena menurut Djoko, isu HAM hanya menjadi komoditas politik yang selalu muncul jelang Pemilihan Presiden. Buktinya, ketika Prabowo menjadi pasangan Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2009 hal tersebut tidak muncul.

BACA JUGA : Cerita dan Harapan Mantan Pejuang Pro Integrasi Timor Timur kepada Prabowo Subianto

“Kenapa saat Prabowo berpasangan dengan Megawati isu ini tidak ada?” tanya Djoko Santoso dalam acara diskusi ‘Ngobrol Bareng Joksan’ di kawasan Tebet, Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018.

Meski demikian, Djoko Santoso kembali menegaskan bahwa pihak Prabowo-Sandi selalu siap menjawab isu tersebut dalam debat capres.

“Itu sudah kami siapkan, apakah yang menyampaikan capres-cawapres, apakah tim, kita lihat siapa yang menyampaikan, sudah kami siapkan, bahkan tanggal 17 Januari itu debat yang pertama,” katanya.

Pada kesempatan itu, Djoko juga menyoroti ihwal moderator debat yang harus independen dan tidak condong pada satu pasangan calon presiden-wakil presiden. Serta, debat ini harus disiarkan secara langsung seluruh stasiun televisi. Sehingga masyarakat dapat secara objektif menilai kedua paslon.

“Moderator katanya dari kalangan media, diputuskan Jumat esok, yang penting independen,” kata Djoko.

“Kita usulkan semua televisi boleh menyiarkan langsung. Sehingga bisa saling menutup. kalau satu titik ini dia (sinyal atau tayangannya) kuat di daerah Jakarta, yang lain bisa nutup, jadi gitu,” pungkas Djoko Santoso.

KPU sebelumnya telah menetapkan jadwal debat capres-cawapres 2019. KPU menetapkan lima kali debat berdasarkan kesepakatan dengan tim kampanye paslon masing-masing. Kelima debat bakal digelar di Jakarta. (fik)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB