Sandiaga Uno, Jeritan Ibu Yoyok, Jeritan Emak-Emak se-Indonesia

- Pewarta

Selasa, 18 Desember 2018 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Indramayu — Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan kelompok tani Indramayu Selatan, Selasa (18/12/2018). Mereka mengeluhkan pendapatan yang kian turun dan harga-harga pupuk melambung tinggi, di Desa Amis Kecamatan Cikedung Indramayu, Selasa (18/12/2018) Salah satunya yang mengeluhkan kondisi petani adalah Karyadi.

“Selain harga obat pertanian dan pupuk yang tidak terjangkau, kami juga butuh legalitas Pak. Sebagian dari kami adalah pemggarap tanah negara. Harapan kami bertahun-tahun selama menggarap tanah, bisa diakui. Tapi sebaiknya kami dianggap penumpang gelap oleh Perhutani. Padahal di sana Ada pabrik gula yang juga menggunakan tanah negara.

BACA JUGA : Curhat Peternak Lele dan Emak-Emak pada Sandiaga Uno di Indramayu

Kami ingin sejahtera bukan perusahaan saja yang sejahtera. Kami anak bangsa ingin memajukan negara. Perhutanan untuk sosial bukan cuma untuk perusahaan,” ucap Karyadi berapi-api.

Keuhan petani sebagaimana yang disampaikan Karyadi tidak hanya di Indramayu, tapi juga seiuruh Indonesia. Termasui perani penggarap di tanah negara.

“Petani pemilik sawah dan petani penggarap lahan hutan, ke depan In Shaa Allah lahan hutan Indramayu untuk kesejahteraan rakyat Indramayu. Irigasi juga akan memadai. Pemasaran produk-produk pertanian akan diterima dengan baik. Pupuk, obat, bibit terjangkau. Jika kami terpilih sebagai pelayan masyarakat Indonesia,” kata Sandi.

Keluhan juga disampaikan oleh Bu Yoyok. Pengusaha kue ini mengeluhkan harga terigu yang naik dan harga Gas serta kelangkaan premium di daerahnya. Menurut Yoyok, ini tragis. Padahal Indramayu dangat dekat dengan pemgolahan minyak dan gas.

“Gas itu katanya harga perkilo enambelas ribu 16000 sampai ke kami dua puluh satu. Di SPBU kami juga susah dapat premium, yang dijualnya malah pertalite, hidup susah Pak. Padahal katanya Indramayu kaya minyak dan gas,” jerit Bu Yoyok.

“Jeritan Ibu Yoyk, jeritan seuruh emak-emak di Indonesia. In Shaa Allah Indramayu ada Gas dan minyak, harusnya ketersediaan itu ada. Jika Prabowo Sandi jadi presiden dan wakil presiden di 2019, in Shaa Alah dolar turun, harga bbm dan gas juga stabil,” jawab Sandi. (ver)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB