Mendagri Siap Pidanakan Pelaku Kekerasan di Kampus IPDN

- Pewarta

Jumat, 1 November 2019 - 01:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Sumedang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyatakan, siap mempidanakan para pelaku apabila ada tindakan kekerasan fisik yang menyebabkan luka atau sampai meninggal dunia terhadap praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

“Saya akan melakukan tindakan tegas kalau ada kekerasan,” kata Tito Karnavian saat pelantikan 1.608 Muda Praja di Kampus IPDN, Jatinangor, Kamis (31/10/2019).

Ia menuturkan, IPDN merupakan tempat belajar untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan membangun kedisiplinan serta integritas praja yang nantinya akan bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Namun dalam proses pendidikan di IPDN, kata dia, tidak boleh ada tindak kekerasan terutama dari senior ke junior apapun alasannya, jika melakukan kekerasan maka sanksinya dipidanakan dan dipecat.

“Saya mantan Kapolri di Akpol (Akademi Kepolisian) lebih dari 10 yang saya keluarkan, bahkan dipidana karena melakukan kekerasan,” katanya.

Ia mengungkapkan, peristiwa kekerasan selalu saja terjadi, seperti memukul oleh senior ke junior dengan alasan mendidik bagi yang melanggar aturan.

Menurut dia, sanksi dengan melakukan kekerasan terhadap junior yang melanggar aturan tidak dapat dibenarkan, dan tidak ada gunanya, jika harus diberi sanksi maka dapat diganti dengan cara lain seperti push up atau bentuk lainnya.

“Alasan pembinaan (melakukan kekerasan) tidak ada gunanya itu, mohon maaf itu hanya balas dendam senior ke junior,” katanya.

Ia mengungkapkan, sebagai mantan Kapolri pernah mengikuti sekolah di beberapa negara seperti di Amerika, Singapura, Australia dan sejumlah negara lainnya tidak ada yang menerapkan budaya kekerasan.

Menurut dia, budaya kekerasan jangan diterapkan di Indonesia, untuk itu tidak boleh ada lagi di lingkungan pendidikan, khususnya di Kampus IPDN terjadi tindak kekerasan.

“Karena kekerasan tidak ada gunanya,” katanya. (fer)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB