Jubir Prabowo-Sandi : Jangan Paksa Kiai Ma’ruf Berkampanye Demi Elektabilitas, Hormati Ulama

- Pewarta

Rabu, 12 Desember 2018 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade.

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menyayangkan pernyataan Menteri Koordinator Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan yang seolah menyalahkan Kiai Ma’ruf Amin karena elektabilitas Joko Widodo tidak kunjung naik. Luhut menilai, hal tersebut lantaran Kiai Ma’ruf tidak aktif berkampanye.

Menurut Andre, Kiai Ma’ruf yang notabene sebagai ulama yang dijadikan Cawapres mendampingi Jokowi tidak sepantasnya disalahkan.

BACA JUGA : Pesan Istri Sandiaga Uno di Harbolnas : Jangan Lapar Mata

“Jangan paksa Pak Kiai Ma’ruf kampanye, hormati ulama. Pasti Pak Kiai Ma’ruf juga mengerti akan tugasnya sebagai Cawapres,” kata Andre dalam keterangannya, Rabu (12/12/2018).

Menurut Andre, tidak baik memperlakukan ulama hanya demi elektabilitas. Pasalnya kata dia, meskipun Kiai Ma’ruf sudah menjadi Cawapres namun sebagai ulama dia juga harus menjaga umat.

“Janganlah demi elektabilitas sampai menyuruh-nyuruh dan tidak sopan hingga ramai di media. Sebagai orang Indonesia, harusnya kita mengerti kultur ulama yang harus kita hormati,” ujar Andre.

Andre menambahkan, dengan umur Kiai Ma’ruf yang sudah di atas 70 tahun, seharusnya kubu Jokowi paham kapan Kiai Ma’ruf berkampanye dan kapan harus beristirahat.

“Beliau kan harus menjaga kesehatannya, apalagi kemarin dikabarkan sempat sakit kakinya. Nah ini yang harus diperhatikan, bukannya menyuruh beliau harus kampanye demi menaikkan elektabilitas,” kata Andre. (dam)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB