Presiden : Pancasila Pemandu Persatuan Bangsa

- Pewarta

Rabu, 2 Oktober 2019 - 03:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesian President Joko Widodo inspects a guard of honour during a ceremonial reception at the Presidential Palace in New Delhi on December 12, 2016. / AFP / MONEY SHARMA        (Photo credit should read MONEY SHARMA/AFP/Getty Images)

Indonesian President Joko Widodo inspects a guard of honour during a ceremonial reception at the Presidential Palace in New Delhi on December 12, 2016. / AFP / MONEY SHARMA (Photo credit should read MONEY SHARMA/AFP/Getty Images)

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Pancasila adalah pemandu persatuan bangsa Indonesia di tengah kekayaan adat, istiadat dan budaya.

“Sebagai dasar negara, Pancasila telah memandu bangsa Indonesia untuk bersatu dalam keberagaman,” demikian Presiden dalam cuitannya di media sosial twitter @jokowi yang diikuti pada Selasa terkait peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Menurut Jokowi, kendati ujian terjadi kepada bangsa ini, namun nilai-nilai Pancasila tetap mampu merajut persatuan dan kesatuan.

“Berbagai ujian datang menggoyahkan persatuan itu, tapi semuanya terpental oleh komitmen kita bersama untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” tambah Presiden.

Dalam cuitan itu juga ditampilkan gambar ilustrasi sejumlah orang dengan latar belakang yang beragam menegakkan tiang yang di atasnya terdapat lambang Garuda Pancasila.

Ada juga gambar perempuan berbaju merah dengan tangan kanan menengadah, seperti mengajak pemirsa, sementara tangan kirinya menunjuk kepada Garuda Pancasila.

Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta para istri juga telah mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur pada Selasa pagi.

Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober untuk mengingat gugurnya tujuh pahlawan revolusi akibat pemberontakan PKI.

Para pahlawan revolusi itu yakni Jenderal (anumerta) Ahmad Yani, Letnan Jenderal (anm) Suprapto, Letnan Jenderal (anm) MT Haryono, Letnan Jenderal (anm) S Parman, Mayor Jenderal (anm) DI Pandjaitan, Mayor Jenderal (anm) Sutoyo Siswomiharjo, dan Kapten (anm) Pierre Tendean. (byp)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB