Wiranto : Demonstrasi Menolak RUU yang Ditunda Lebih Baik Diurungkan

- Pewarta

Rabu, 25 September 2019 - 03:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengimbau rencana-rencana demonstrasi menolak sejumlah rancangan UU lebih baik diurungkan karena RUU yang dipersoalkan telah ditunda pembahasannya.

“Saya betul-betul mengimbau rencana-rencana demonstrasi menyangkut penolakan RUU yang saat ini ditunda lebih baik diurungkan,” kata Wiranto saat konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa.

Menurut dia, Presiden telah mengambil sikap terhadap delapan RUU yang akan dibahas DPR dan rencananya disahkan sebelum masa bakti periode ini berakhir.

Dari delapan RUU itu, kata dia, Presiden hanya menyetujui tiga RUU, yakni RUU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), RUU MPR, DPR, DPRD dan DPD (MD3), dan RUU Tata Cara Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (PPP).

“Yang lima (RUU) ditunda, yakni RUU KUHP, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan, RUU Mineral dan Batubara (Minerba), dan RUU Ketenagakerjaan,” katanya.

Wiranto menegaskan penundaan itu dilakukan bukan asal-asalan, melainkan karena Presiden merasa perlu mendengarkan aspirasi, kepentingan, perhatian, dan opini rakyat.

“Ternyata masih ada beberapa pasal yg memerlukan pendalaman kembali, tidak grusa-grusu, tidak asal-asalan. Presiden telah memutuskan, terutama setelah kemarin bertemu dengan pimpinan dan anggota DPR,” katanya.

Dengan penundaan itu yang didasarkan kebijakan pemerintah dengan lebih mendengarkan suara rakyat, lanjut dia sebenarnya demonstrasi-demonstrasi yang menjurus penolakan RUU Kemasyarakatan, RUU KUHP, RUU Minerba, dan RUU Ketenagakerjaan, tidak relevan lagi.

“Karena bisa diberikan masukan lewat jalur-jalur yang tidak perlu di jalanan. Yang lebih terhormat, etis, yakni dialog konstruktif, baik dengan DPR periode 2020-2024, atau dengan Pemerintah,” katanya.

Demonstrasi, kata dia, justru menguras energi kita, membuat masyarakat tidak tentram, dan mengganggu ketertiban umum, sehingga sebaiknya disampaikan secara baik apa yang menjadi masukan terhadap RUU itu. (zhl)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB