Polda Papua Barat Dalami Dugaan Korupsi Dana Hibah di Manokwari

- Pewarta

Jumat, 20 September 2019 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Manokwari – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Barat mendalami dugaan korupsi dana hibah yang dikucurkan kepada sebuah lembaga keagamaan di Manokwari.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey di Manokwari, Kamis (19/9/2019), menyatakan pihaknya menduga terjadi penyelewengan dana hibah yang dikucurkan Pemerintah Provinsi Papua Barat pada 2018.

“Seharusnya dananya dilaksanakan untuk kegiatan pembangunan di kantor Klasis GKI namun tidak terealisasi. Diduga disalahgunakan untuk membiayai operasional di sebuah kantor adat di Manokwari,” katanya.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Polisi pun sudah mengantongi sejumlah bukti yang memperkuat dugaan penyelewengan dana tersebut.

“Apakah ini proyek fiktif atau seperti apa kita masih mendalami. Total anggaran yang dicairkan Pemprov Papua Barat mencapai Rp500 juta,” kata Mathias.

Polisi akan memanggil ketua panitia kegiatan pembangunan di kantor klasis tersebut. Itu dilakukan untuk meminta klarifikasi atau penjelasan terkait penggunaan dana tersebut.

“Belum ada tersangka, Ketua Panitia berinisial YAW itu dipanggil dengan status saksi. Kami juga tentu akan meminta klarifikasi dari dinas terkait di Pemprov Papua Barat,” kata Mantan Kapolres Teluk Wondama tersebut.

Dari sejumlah kasus yang ditangani Kepolisian, bantuan dana hibah cukup rentan terjadi korupsi, baik di Papua Barat maupun di daerah lain. Kasus korupsi dana hibah di Papua Barat pun sudah beberapa kali terjadi.

Terkait kasus ini, Polda Papua Barat akan mengungkap hingga tuntas dan menjerat siapapun yang terlibat dalam penyalahgunaan anggaran tersebut. Itu dilakukan agar menjadi efek jera terhadap pelaku.

“Juga untuk mencegah agar kasus penyalahgunaan anggaran tidak terus-terusan terjadi, baik pada penyaluran dana hibah maupun kegiatan yang lain,” katanya. (tyb)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB