Pegawai dan Aktivis Antikorupsi Lakukan Aksi Simbolik “Pemakaman” KPK

- Pewarta

Rabu, 18 September 2019 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan aktivis antikorupsi menggelar aksi simbolik “pemakaman” KPK di gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/9/2019) sebagai bentuk dimatikannya KPK pasca pengesahan revisi Undang-Undang KPK (UU KPK).

Pantauan di lokasi, pegawai KPK dan aktivis antikorupsi yang berjumlah sekitar ratusan itu serentak ke luar dari gedung KPK menuju pelataran gedung KPK dengan mengibarkan bendera kuning.

Selain itu, tampak mereka juga membawa replika kuburan dan juga batu nisan dengan tulisan “RIP KPK 2002-2019”.

Saat mereka keluar dari gedung KPK juga diiringi olah lagu yang berjudul Bunga dan Tembok yang dinyanyikan langsung oleh Cholil, vokalis dari Efek Rumah Kaca.

Dalam aksi simbolik juga dilakukan pembacaan doa dan puisi.

Lampu di sekitar lobi gedung KPK pun sempat dimatikan sebagai tanda “mati”-nya KPK.

Saat lampu dimatikan, dilakukan aksi menyalakan laser berwarna merah dan mengarahkannya ke logo KPK sebagai tanda banyaknya koruptor yang ingin menjatuhkan bahkan melumpuhkan KPK.

“Malam ini juga, kita akan mengenang setiap prestasi yang telah dilakukan oleh garda terdepan pemberantasan korupsi, yaitu KPK dan korban-korbannya yang telah ditolong oleh lembaga ini,” ucap Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati saat menyampaikan orasinya.

Ia menyatakan bahwa yang dibela saat ini bukan lah KPK maupun pegawainya, melainkan pemberantasan korupsi.

“Salah kita mengatakan kita sedang membela KPK, apalagi hanya membela para pekerja di KPK. Tentu saja kita mendukung kawan-kawan KPK kita mendukung KPK tetapi sesungguhnya yang kita membela bukan lembaga, yang kita bela bukan orang, yang kita bela adalah nilai, yang kita bela pemberantasan korupsi,” kata dia.

Diketahui sebelumnya, Rapat Paripurna DPR RI ke-9 Masa Persidangan I periode 2019-2020 menyetujui hasil revisi UU KPK untuk disahkan menjadi undang-undang. (bfd)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB