Komisi III DPR Meminta Masukan Masyarakat Terkait Capim KPK

- Pewarta

Rabu, 11 September 2019 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada Selasa, dengan masyarakat sipil terkait calon pimpinan (capim) KPK yang akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan pada Rabu-Kamis (11-12/9/2019).

Namun dalam RDPU itu, elemen masyarakat yang datang untuk berdialog dengan Komisi III DPR hanya Indonesia Police Watch (IPW).

“Tidak hanya IPW ya, ada beberapa gitu, dari LSM namun saya tidak hafal,” kata Ketua Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Aziz mengatakan pada prinsipnya siapa pun yang memberikan saran, akan ditampung Komisi III DPR RI, dan pihaknya sudah membuka ruang agar masyarakat memberikan masukan sejak tanggal (9/9/2019)lalu.

Dia mengatakan seluruh masukan masyarakat, yang pro dan kontra terhadap 10 capim KPK akan menjadi masukan dan catatan Komisi III DPR.

“Keterwakilan unsur yang pro dan kontra, kita menjadikan masukan, nanti kita kompilasi dan berikan kepada 10 fraksi. Silakan fraksi-fraksi menilai dan memberikan hak suaranya pada pengambilan keputusan,” ujarnya.

Menurut dia, seluruh masukan pro dan kontra akan diklarifikasi serta ditanyakan kepada capim KPK yang bersangkutan.

Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mengatakan permintaan masukan dari masyarakat sifatnya suka rela saja, sehingga apabila mau memberikan masukan, dipersilakan.

“Ini suka rela saja, kalau hukum agamanya mubah. Mau kasih masukan boleh, tidak memberikan masukan tidak apa-apa,” kata anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani, di Kompleks Parlemen.

Dia membantah Komisi III DPR memilah-milah elemen masyarakat yang ingin memberikan masukan kepada DPR untuk membicarakan masalah capim KPK.

Menurut dia, Komisi III DPR telah memberitahukan kepada sejumlah elemen masyarakat agar bersurat ke DPR untuk berdialog dengan Komisi III DPR memberikan masukan.

“Kami meminta yang akan hadir mengirimkan surat ke Sekretariat Komisi III DPR. Kami akan undang secara resmi walaupun via whatsapp karena waktunya terbatas,” ujarnya.

Arsul juga menilai seharusnya yang hadir bukan hanya IPW, namun Indonesia Corruption Watch (ICW) untuk hadir memberikan masukan kepada Komisi III DPR. (ibs)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB