Sekda Muaraenim : ASN Bekerja Seperti Biasa Terkait OTT Bupati

- Pewarta

Rabu, 4 September 2019 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Palembang – Sekretaris Daerah Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, Hasanudin mengintruksikan Aparatur Sipil Negara di pemerintahannya untuk bekerja seperti biasa untuk merespon operasi tangkap tangan terhadap Bupati Ahmad Yani pada Senin (2/9) malam.

“Saya datang sejak pagi ke kantor ini, bahkan saya ke kantor PU, aktivitas pemerintahan berjalan seperti biasa. Tidak ada alasan untuk roda pemerintahan tidak berjalan. Saya sudah intruksikan ke semua PNS untuk tetap bekerja seperti biasa,” kata Hasanudin di Kantor Pemkab Muara Enim, Selasa.

Ia mengatakan, pemerintahan harus berjalan meski adanya OTT KPK, terutama pelayanan publik ke masyarakat.

“Roda pemerintahan harus tetap berjalan, pelayanan kepada masyarakat juga harus diberikan. Apalagi yang berhubungan dengan jajaran pemkab Muara Enim,” ucapnya.

Terkait dengan ruang kerja Bupati Muaraenim yang sudah disegel dan dijaga ketat polisi, Hasanudin mengatakan, saat ini belum ada informasi apakah akan ada penggeledahan oleh KPK dan sebagainya.

“Sekarang ruang kerja Bupati Muara Enim sudah dipasang police line oleh KPK. Tapi kami sendiri belum dapat informasi apakah akan ada penggeledahan dari KPK atau lainnya,” tukasnya.

Hasanudin mengatakan, terkait dengan status dan kabar mengenai Bupati Muara Enim pun saat ini belum ada kejelasan.

“Sampai saat ini belum ada kejelasan. Saya tidak punya kompeten memberi penjelasan lebih rinci. Kami juga masih menunggu pihak berwenang. Saya tidak tahu mengenai adanya OTT KPK ini karena tadi malam (Senin malam) saya sudah pulang sehingga tidak tahu,” kata dia.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan uang sekitar 35 ribu dolar AS terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Muara Enim Ahmad Yani bersama tiga orang lainnya pada Senin (2/9).

“KPK mengamankan uang sekitar 35 ribu dolar AS. Kami duga uang ini terkait proyek di Dinas PU setempat,” ucap Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa. (dlr)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB