Jangan Biarkan Radikalisme Tumbuh di Lingkungan Kampus

- Pewarta

Selasa, 27 Agustus 2019 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius mengatakan radikalisme tidak boleh dibiarkan tumbuh di lingkungan kampus.

Kepala BNPT berharap bila ditemukan hal-hal yang terkait paham radikal di lingkungan kampus hendaknya segera dilaporkan ke pengelola kampus agar segera diantisipasi dan diatasi.

“Kalau dibiarkan dan paham itu telanjur menyebar, pasti akan sulit menanganinya,” kata Kepala BNPT saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Universitas Pancasila di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Menurut Kepala BNPT, mahasiswa baru merupakan pintu masuk bagi paham radikal. Mahasiswa baru sangat mungkin diinfiltrasi karena mereka berasal dari berbagai macam sekolah menengah yang mungkin masih gagal paham tentang lingkungan sekitar, terutama bahaya radikalisme dan terorisme.

“Entry point itulah yang akan dimanfaatkan kelompok-kelompok negatif untuk menyebarkan ideologinya,” kata Kepala BNPT, dikutip dari siaran pers.

Karena itu, pada awal tahun ajaran baru 2019, ia dan seluruh jajaran BNPT memberikan pemahaman tentang bahaya radikalisme, cara masuk paham itu, serta ciri-ciri orang yang terpapar radikalisme.

Terkait hasil survei beberapa lembaga tentang kampus yang terpapar radikalisme, Suhardi menegaskan BNPT tidak akan mengeluarkan rilis atau survei semacam ini.

Menurut Suhardi data-data seperti itu tidak mungkin ia tunjukkan karena masing-masing kampus berbeda-beda tingkat terpaparnya. Ada yang tebal, ada yang tipis.

“Tidak mungkin saya membuka itu. Kalau saya rilis, saya takut orang tua akan takut menyekolahkan anaknya ke kampus tersebut,” kata Suhardi.

Namun, Kepala BNPT tidak mempermasalahkan bila ada lembaga lain yang melakukan survei atau penelitian dan mengumumkan hasilnya kepada masyarakat.

“Silakan lembaga lain merilis, kami tidak. Tugas kami mereduksi bahkan menghilangkan paham-paham negatif tersebut,” kata Kepala BNPT. (spd)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri, Silaturahmi Idul Fitri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:39 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:14 WIB

Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB