Wapres Ma’ruf Nilai Penghapusan UN Harus Diganti dengan Alat Ukur Lain

- Pewarta

Kamis, 12 Desember 2019 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menilai rencana penghapusan ujian nasional bisa dilakukan selama ada sistem pengganti yang digunakan sebagai tolok ukur akademis bagi siswa.

“Kalau mau mengganti UN (ujian nasional), harus ada alat ukur yang efektif yang bisa mengukur standar daripada pendidikan di masing-masing daerah,” kata Wapres Ma’ruf kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Sistem pengganti UN tersebut harus dapat mengukur kompetensi akademis siswa secara nasional. Standar kemampuan siswa di berbagai daerah tidak bisa dianggap sama rata sehingga sistem UN masih penting untuk diterapkan, tegasnya.

“Penting, sebab masih meningkatkan standar-standar yang ada, (misalnya) Papua begini. Itu keliatan kemampuannya,” tambahnya.

Selama ini, kata Wapres Ma’ruf, UN menjadi penting karena menjadi media untuk mengukur standar kemampuan anak didik di berbagai tingkatan.

“Pendidikan itu selain melahirkan, memiliki kompetensi, juga memiliki integritas, termasuk tata nilai. Maka UN itu kan alat ukur untuk mengukur standar daripada anak didik dari berbagai tingkatan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menerapkan empat program pembelajaran nasional, yang salah satunya menghapuskan UN.

Nadiem mengatakan pelaksanaan UN di 2020 akan menjadi yang terakhir karena kemudian sistemnya akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

Asesmen tersebut terdiri aras kemampuan bernalar menggunakan bahasa, kemampuan bernalar menggunakan matematikan dan penguatan pendidikan karakter. (fra)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB