Wapres JK Targetkan Perundingan Perdagangan Bebas Selesai Akhir Tahun

- Pewarta

Rabu, 7 Agustus 2019 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla menargetkan perundingan kerja sama perdagangan bebas antara Indonesia dengan negara dan kawasan yang memiliki kemungkinan pasar besar akan dicapai kesepakatan pada akhir tahun.

Menurut Wapres kerja sama perdagangan bebas tersebut akan mendorong industri di Indonesia untuk meningkatkan produksi dan mengeskpornya ke negara dan kawasan tujuan.

“Saya kasih target semua, Menteri Perdagangan dan menteri lain, untuk mempercepat perundingan. Akhir tahun ini selesai perundingan dari lima kelompok untuk mencapai suatu perdagangan yang bebas, agar negara kita mempunyai pasar yang kuat,” kata Wapres JK, saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Market Outlook Bank Mandiri, di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Setelah mencapai kesepakatan perjanjian perdagangan bebas dengan Australia, melalui Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) pada Maret lalu, masih ada tiga perundingan yang bisa diselesaikan segera hingga akhir tahun 2019.

Wapres mengatakan ada pembicaraan lanjutan dengan beberapa negara mitra dan negara kawasan, antara lain Generalized System of Preferences (GSP) dengan Amerika Serikat, European Union-Indonesia Free Trade Agreement (EUIFTA), perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan Korea Selatan, Jepang, China dan ASEAN.

“Kita baru selesai dengan Australia, sekarang kita berbicara secara bersamaan dengan tiga mitra. Kita berbicara GSP dengan Amerika Serikat, kemudian melanjutkan pembicaraan FTA dengan UE, kita juga bicara dengan Korea Selatan dan sebagainya. ASEAN kita selesaikan juga,” ujarnya lagi.

Dengan perjanjian kerja sama antara Indonesia dengan negara asing dan kawasan global, secara tidak langsung investasi dan ekspor produk dalam negeri akan meningkat, lanjut JK. Selanjutnya, semua itu akan berdampak pada penyediaan lapangan kerja dan pengurangan tingkat kemiskinan bagi masyarakat. (fnn)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru