Wapres Dorong Skema “Omnibus Law” Untuk Peningkatan Investasi

- Pewarta

Rabu, 9 Oktober 2019 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong skema omnibus law, yakni menggabungkan sejumlah aturan menjadi satu, untuk dapat segera diterapkan guna mengatasi ketidakpastian peraturan mengenai investasi asing.

“Bahwa memang peraturan kadang-kadang juga berubah-ubah sesuai kondisi yang ada. Oleh karena itu sekarang kita (Pemerintah) memperbaiki dengan yang baru, omnibus law, itu untuk mencabut semua (peraturan) yang bertentangan satu sama lain,” kata JK di Kantor Wapres Jakarta, Selasa (8/10/2019).

JK mengatakan peraturan yang berubah-ubah seringkali dibuat sesuai dengan kondisi iklim investasi di dalam negeri. Namun, dampak dari ketidakpastian peraturan tersebut menyebabkan pengusaha asing mempertimbangkan kembali untuk memperpanjang investasinya di Indonesia.

Oleh karena itu, JK meminta jika perubahan peraturan tersebut mungkin terjadi, maka seharusnya harus mempermudah kondisi investasi di dalam negeri.

“Aturan itu bisa diubah kalau makin memudahkan, seperti OSS (online single submission), banyak negative list kita kurangi. Itu sebenarnya yang mempermudah,” tambahnya.

Omnibus law merupakan suatu konsep pengintegrasian sejumlah undang-undang menjadi satu produk hukum baru. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, telah menyusun draf undang-undang (UU) dengan merombak 72 UU terkait perizinan.

Sementara itu, pengamat ekonomi politik internasional dari Binus University Jakarta, Tirta Mursitama, mengatakan kebijakan pemerintah harus terintegrasi supaya pengusaha asing tidak menghentikan investasinya di dalam negeri.

“Pemerintah harus membuat kebijakan yang terintegrasi, kalau tidak maka investor akan lari ke tempat uang berkembang lebih banyak,” kata Tirta ketika dihubungi lewat sambungan telepon di Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Tirta menambahkan pemerintahan dan DPR baru mendatang harus menempatkan kepentingan umum dalam menentukan arah kebijakan yang membawa iklim investasi lebih baik di dalam negeri.

“Politik domestik yang berujung pada kolusi dan korupsi harus disudahi. Persaingan global harus kita menangkan, sehingga Pemerintah jangan sampai tersandera,” ujarnya. (fna)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru

CGTN launches News Pal, an AI-powered news companion

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB