Wamenhan Bersama Wamen LHK Tinjau Lahan Food Estate di Kalteng

- Pewarta

Jumat, 3 Juli 2020 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong melakukan peninjauan secara langsung lahan yang akan digunakan untuk pengembangan kawasan “Food Estate” di Kalimantan Tengah.

Wamenhan dan rombongan bertolak dari Lanud Halim Pedana Kusuma, Rabu Pagi (1/7/2020) menggunakan pesawat TNI AU menuju Kalteng. Turut pula dalam peninjauan ini, Dirjen Renhan Kemhan Marsda TNI Dody Tri Sunu dan juga Tim Pakar / Ahli dari LIPI, UNEJ, ITB dan IPB.

Tiba di Bandara Internasional Bandar Udara Tjilik Riwut Palangkaraya, Wamenhan dan rombongan disambut oleh Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran beserta jajaran Forkopimda Kalteng, selanjutnya menuju ke dua tempat peninjauan yakni di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Barito Timur menggunakan Helikopter Puma TNI AU.

Peninjauan diawali ke Desa Belanti Siam, Kecamatan Pande batu, Kabupaten Pulang Pisau. Wamenhan dan rombongan disambut langsung oleh Bupati Pulang Pisau Ir. Edy Pratowo dan meninjau tanaman padi yang tumbuh subur menghijau dan tidak lama lagi panen di daerah tersebut.

Selanjutnya, Wamenhan melanjutkan peninjauannya ke Desa Batara, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur. Wamenhan disambut oleh Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas. Rencananya, wilayah tersebut akan dikembangkan menjadi lahan untuk pengembangan tanaman jagung dan singkong.

Wamenhan mengatakan, kunjungan ini dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo terkait rencana pembangunan dan pengembangan kawasan “Food Estate” di Kalteng dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional yang merupakan bagian dari kedaulatan negara.

Dalam pengembangan kawasan “Food Estate” di Kalteng, Kementerian Pertahanan bersinergi bersama dengan Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, Kementerian LHK dan Kementerian BUMN.

“Kunjungan ini untuk melihat potensi kalau kita bangun ekonomi disini dengan tanaman pangan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat dan juga untuk Indonesia secara umum”, ungkap Wamenhan. (han)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB