Wali Kota Jayapura Minta Pasukan TNI/Polri Tidak Ditarik Dari Papua

- Pewarta

Jumat, 11 Oktober 2019 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jayapura – Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano meminta pemerintah pusat untuk tidak menarik pasukan TNI dan Polri dari tanah Papua.

“Pasukan baru boleh ditarik bila Papua sudah aman,” kata Benhur dalam sambutannya saat Menhan Ryamizard Ryacudu menyapa masyarakat di tujuh wilayah Papua dan Papua Barat di Mega Futsal, Abepura, Jayapura, Papua, Kamis.

Ia pun meminta agar aparat kepolisian untuk segera menangkap dalang kerusuhan yang terjadi di Papua beberapa waktu lalu karena masyarakat Papua ingin kedamaian di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Dalang kerusuhan di balik kerusuhan kemarin harus segera ditangkap dan diproses. Kami ingin damai di atas negeri sendiri,” katanya.

Kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat tidak lagi pada konteks isu rasisme dan perusakan bendera. Terlebih, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah meminta maaf terhadap tindakan rasisme tersebut.

Oleh sebab itu, dia meminta Menhan Ryamizard sebagai anak adat Papua untuk memberi jaminan keamanan di Bumi Cenderawasih.

Benhur mengaku sedih dengan banyaknya masyarakat luar Papua yang akhirnya memilih pergi meninggalkan Papua usai terjadinya kerusuhan yang diikuti dengan pembunuhan beberapa waktu lalu.

“Masyarakat Papua adalah masyarakat cinta damai. Kami juga ingin hidup damai dengan saudara kami yang bukan asli Papua, dan membangun dalam kesatuan Indonesia,” ujarnya. (syh)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB