Sri Mulyani : Pemakzulan Trump Tak Pengaruhi Perekonomian RI

- Pewarta

Jumat, 20 Desember 2019 - 01:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai pemakzulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak akan sampai memengaruhi perekonomian di Indonesia.

“Mungkin tidak, karena sudah cukup lama prosesnya. Kita lihat saja nanti,” kata Sri Mulyani usai menghadiri pembukaan diskusi Gerakan Suluh Kebangsaan di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Menurut Sri Mulyani, proses politik yang terjadi di AS, termasuk perkembangan dan hasilnya sudah sedemikian diperhitungkan oleh pasar.

Diakui mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, pemakzulan Trump memang akan menimbulkan ketegangan politik di AS.

“Sebagai negara dengan perekonomian terbesar di dunia tentu bisa mempengaruhi seluruh dunia dari sisi stabilitas politik, kepastian dari ‘policy’, dan keputusan politik yang dilakukan,” katanya.

Termasuk, kata dia, kelanjutan perjanjian yang baru saja ditandatangani Trump dengan China di bidang ekonomi.

“Tetapi, saya rasa itu proses politik di mana Amerika Serikat memiliki mekanisme untuk bisa menyelesaikannya. Itu proses politik di Amerika Serikat, kita hormati saja,” katanya.

Donald Trump menjadi presiden ketiga AS yang dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS setelah pada Rabu (18/12/2019) malam, lembaga itu sepakat bahwa Trump telah menyalahgunakan kekuasaannya menekan Pemerintah Ukraina serta menghalangi upaya penyelidikan Kongres.

Keputusan tersebut dicapai sebagai hasil sidang pemungutan suara di DPR AS dengan perolehan suara 230 berbanding 197, yang menganggap Trump menyalahgunakan kekuasaan. Sementara itu pada sesi pemungutan suara kedua, sebanyak 229 anggota DPR AS sepakat Trump telah menghalangi upaya Kongres dan 198 lainnya memilih “tidak sepakat”. (zuh)

Berita Terkait

Konflik Lahan Resor Donald Trump, Nasib Petani Vietnam di Ujung Tanduk
Peringatan Israel: Aktivis Gaza Terancam Penjara, Greta Thunberg Lolos Setelah Bertahan di Kapal?
Protes Imigran di New York Berujung Bentrok: Polisi Borgol Demonstran, Satu Orang Dilarikan ke RS
Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Thailand Temui Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing
Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di Georgetown University Medical Center di Washington, Alami Demam
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Di Hadapan Pimpinan Negara G20, Presiden Prabowo Subianto Kembali Suarakan Perdamaian Palestina
Jelang Pemungutan Suara, Capres Donald Trump Gugat CBS dan Ajukan Keluhan ke Washington Post

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 10:41 WIB

Konflik Lahan Resor Donald Trump, Nasib Petani Vietnam di Ujung Tanduk

Jumat, 13 Juni 2025 - 14:37 WIB

Peringatan Israel: Aktivis Gaza Terancam Penjara, Greta Thunberg Lolos Setelah Bertahan di Kapal?

Selasa, 10 Juni 2025 - 14:22 WIB

Protes Imigran di New York Berujung Bentrok: Polisi Borgol Demonstran, Satu Orang Dilarikan ke RS

Sabtu, 8 Februari 2025 - 13:58 WIB

Sultan Brunei Darussalam dan Perdana Menteri Thailand Temui Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing

Selasa, 24 Desember 2024 - 13:55 WIB

Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di Georgetown University Medical Center di Washington, Alami Demam

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB