Setelah kering, pengunduhan data di kotak hitam Sriwijaya Air dilakukan dengan saling menghubungkan FDR yang masih bagus.
Secara teknis, unduh data FDR seperti mengambil data dari memory card atau CD menggunakan alat penyetel yang masih bagus.
“Proses pengunduhan data memakan waktu 2 jam apabila berjalan lancar tanpa kendala” tukasnya.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan berhasil menemukan kotak hitam atau black box Flight Data Recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182.
Meski begitu, butuh waktu untuk memproses isi dari kotak hitam tersebut.
“Mohon doa masyarakat agar pembacaan data FDR yang kami perkiraan makan waktu dua sampai lima hari, berjalan lancar,” tutur Soerjanto di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa 12 Januari 2021 kemarin. (pol)
Halaman : 1 2





