Sejarah Kedekatan Prabowo dengan Masyarakat Aceh

- Pewarta

Kamis, 27 Desember 2018 - 02:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto saat menghadiri peringatan 14 tahun tsunami Aceh di Lhok Krueng, Lampulo, Banda Aceh, Rabu (26/12/2018).

Prabowo Subianto saat menghadiri peringatan 14 tahun tsunami Aceh di Lhok Krueng, Lampulo, Banda Aceh, Rabu (26/12/2018).

Adilmakmur.co.id, Aceh – Calon presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan 14 tahun tsunami Aceh di Lhok Krueng, Lampulo, Banda Aceh, Rabu (26/12/2018).

Prabowo disambut ribuan warga dan emak-emak yang sudah menanti kedatangannya sejak pagi. Tidak sedikit warga berdesakan demi berebut bersalaman dengan Capres nomor urut 02 tersebut.

BACA JUGA : Hadiri Peringatan 14 Tahun Tsunami, Prabowo Singgung Pesawat RI Pertama Hingga Loyalitas Rakyat Aceh

Dalam sambutaannya, Prabowo mengaku ketika datang ke Aceh merasa punya perasaan khusus yang membuatnya bangga. Dia menceritakan, Ayahnya sudah dianggap anak oleh pemimpin Aceh saat itu, Teungku Muhammad Daud Beureueh sehingga dia menganggap seperti pulang ke kampung sendiri setiap berkunjung ke Tanah Rencong tersebut.

“Dulu setiap orangtua saya pulang dari Aceh, selalu merasa bangga karena dia dianggap sebagai anak Pak Daud Beureueh. Ayah saya dulu dosen mengajar ekonomi di Universitas Syiah Kuala, makanya setiap satu bulan pergi ke Aceh,” kata Prabowo.

Karena kedekatan Ayahnya dengan pemimpin Aceh saat itu, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga memiliki kedekatan batin dengan rakyat Aceh.

“Karena itu saya merasa sangat dekat dengan masyarakat Aceh,” ucap Prabowo.

Di Bumi Serambi Mekkah, Prabowo mengingatkan dirinya tidak berkampanye. Pasalnya, dia menyatakan harus mengikuti aturan main penyelenggara pemilu.

“Saya tidak boleh meminta dukungan, saya hadiri undangan dan saya tidak boleh meminta dukungan. Tapi kalau saya berharap dapat dukungan boleh kan?” Tanya Prabowo yang dijawab boleh oleh ribuan warga Aceh yang hadir. (fik)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB