Rifqinizamy Optimis Jembatan Alalak Rampung Maret 2021

- Pewarta

Kamis, 9 Juli 2020 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Rifqinizamy Karsayuda bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau proyek Jembatan Sungai Alalak Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (8/7/2020). Dalam peninjauan dari atas Jembatan Sungai Alalak, rombongan melihat langsung perkembangan pekerjaan pembangunan jembatan penghubung Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala ini.

Rifqi, sapaan akrabnya menyampaikan, saat melihat kemajuan pengerjaan tersebut maka ia bersama Menteri PUPR menegaskan optimistis untuk Jembatan Sungai Alalak bisa diselesaikan pada bulan Maret tahun 2021 mendatang. Pernyataan tersebut dipaparkan Rifqi dalam keterangan resminya yang disampaikan kepada Parlementaria, Kamis (9/7/2020).

Alhamdulillah, malam ini kami melakukan peninjauan dan monitoring bersama Pak Basuki Hadimuljono selaku Menteri PUPR yang merupakan mitra kerja kami di Komisi V DPR RI. Kami memastikan, progress pekerjaan pembangunan jembatan tersebut on progress dan bisa selesai pada bulan Maret 2021,” kata Rifqi.

Rifqi menekankan, sebagai wakil rakyat dapil Kalsel di Komisi V DPR RI, ia akan betul-betul mengupayakan keberlanjutan aliran dana anggaran untuk menyelesaikan proyek Jembatan Sungai Alalak tersebut. Dimana, kata Rifqi, masih diperlukan anggaran dana kurang lebih Rp 30 miliar hingga proyek tersebut sepenuhnya rampung.

“Kami di DPR RI, tentu memiliki fungsi untuk melanjutkan anggaran yang kurang sekitar Rp 30 miliar di APBN 2021. Tujuannya, agar kebutuhan anggaran bisa selesaikan proyek kebanggaan Kalsel ini,” tandas politisi Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) tersebut.

Namun, sambung Rifqi, selain target penyelesaian pekerjaan ia bersama Menteri PUPR mencapai kata sepakat bahwa dalam pengerjaan tersebut penting untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya dalam negeri. Serta, meminimalkan penggunaan sumber daya dari luar negeri.

“Hal tersebut menjadi penekanan penting. Tak hanya dalam proyek pekerjaan Jembatan Sungai Alalak di Kota Banjarmasin di Kalsel saja namun juga untuk pekerjaan proyek lainnya di seluruh Indonesia,” pungkas Rifqi. (dpr)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB