“Itu sebabnya saya ajak teman-teman dari DPR dalam kunjungan ke sini, agar bisa langsung dipikirkan, apa yang bisa kita lakukan untuk memberi apresiasi yang lebih layak bagi para relawan ini,” ungkap Puan.
Puan langsung memberi garis bawah dan cetak tebal dalam sambutannya terkait honorarium para relawan tersebut.
Gerak hati memang melandasi digagas dan berkembang baiknya Sanggar Inklusi di Sukoharjo.
“Kami ingin membantu anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kualitas hidup yang lebih baik.”
“Senang rasanya kalau mereka mengalami perubahan yang lebih baik setelah bergabung dalam Sanggar Inklusi,” Endang, Kepala Sanggar Inklusi Tunas Wijaya mengatakan. ***





