Presiden Jokowi Minta Masyarakat Kalbar Jaga Lahan Agar tidak Terbakar

- Pewarta

Jumat, 6 September 2019 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Pontianak – Presiden RI, Joko Widodo meminta masyarakat yang ada di Kalimantan Barat bisa menjaga lahannya masing-masing agar tidak terbakar, apalagi dibakar dengan sengaja.

“Ini saya sampaikan kepada masyarakat penerima sertifikat lahan, baik program PTSL, program Redistribusi atau program TORA untuk bisa menjaga lahannya dan jangan sampai dibakar karena dampaknya jelas tidak baik bagi kita semua,” kata Jokowi, usai menyerahkan secara simbolis sertifikat lahan kepada 3.000 masyarakat Kalbar, di Pontianak, Kamis (5/9/2019).

Menurutnya, sebagai Presiden dirinya sudah meminta kepada setiap kepala daerah, Kapolri dan Panglima TNI untuk bisa bekerja ekstra untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah di Indonesia.

Jokowi juga sudah meminta kepada kementerian terkait untuk menindak tegas perusahaan yang kedapatan membakar lahan.

“Tadi saya diberitahu Pak Gubernur Kalbar bahwa ada 97 perusahaan di Kalbar yang membakar lahan dan saya minta ini untuk ditindak tegas karena dari 97 perusahaan itu, 19 di antaranya lahannya sudah disegel dan ini merupakan tindakan tegas kita untuk mencegah kembali terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ujarrnya pula.
Baca juga: Jokowi minta masyarakat Kalbar gali potensi perkebunan

Sebelumnya, Gubernur Kalbar, Sutarmidji menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main dan akan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang membakar lahan, mengingat titik api dari karhutla bisa dipantau melalui satelit.
Baca juga: Presiden serahkan sertifikat TORA dan SK Hutan Adat di Kalbar

Sutarmidji menambahkan, tindakan tegas itu akan terus ia lakukan terhadap siapa saja yang bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan tersebut.

“Sepanjang yang menjadi kewenangan gubernur saya akan lakukan tindakan tegas. Jangan dipikir kalau sudah hujan lalu kita berhenti, tentu tidak. Saya akan tetap minta usut semua itu (kasus kebakaran hutan dan lahan) siapa yang punya dan yang bertanggung jawab atas karhutla itu,” katanya pula. (roa)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB