Presiden Imbau Instansi Pemerintah Jaga Kepercayaan Masyarakat

- Pewarta

Selasa, 16 Juni 2020 - 02:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo, mengimbau kepada seluruh instansi pemerintah untuk senantiasa menjaga kepercayaan rakyat. Dengan cara menyelamatkan uang rakyat dari berbagai ancaman tindakan korupsi yang rawan terjadi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Uang negara harus diselamatkan dan kepercayaan rakyat harus terus kita jaga,” ujar Presiden Joko Widodo ketika membuka Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020 melalui siaran konferensi video pada Senin (15/6/2020).

Bentuk sistem pencegahan tindakan penyimpangan mulai dari internal. Maksudnya, adalah unit kerja yang mempunyai tugas dan fungsi melakukan pengawasan di masing-masing instansi pemerintah harus aktif memberikan pengawasan ketat terhadap setiap pengelolaan uang APBN.

Dari sini, pejabat dari unit kerja pengawasan yang terkait dapat langsung memberikan masukan terkait pengelolaan anggaran pada unit kerja yang bersangkutan. Proses pengawasan yang dilakukan akan mencegah terjadinya tindakan penyimpangan anggaran pada instansi pemerintahan.

“Kepada para pelaksana dalam menjalankan tugasnya BPKP, inspektorat dan juga LKPP adalah aparat internal pemerintah harus fokus ke pencegahan dan perbaikan tata kelola,” imbuhnya.

Langkah selanjutnya, setiap instansi pemerintah dapat kerjasama dengan lembaga pemnerintah mempunyai kewenangan dalam melakukan pengawasan anggaran seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dan juga dapat bersinergi dengan aparat penegak hukum seperti Kejaksaan, Kepolisian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kerjasama sinergis dengan lembaga lembaga pemeriksa eksternal BPK harus terus dilakukan. Demikian juga sinergi antara aparat penegak hukum kepolisian kejaksaan dan KPK,” katanya.

Presiden meyakini, apabila langkah-langkah strategis di atas dapat dilakukan dengan optimal oleh instansi pemerintah. Maka, pengelolaan anggaran penyelengaraan pemerintahan dapat terhindar dari berbagai potensi tindakan penyimpangan korupsi oleh oknum.

“Saya yakin, kita bisa bekerja lebih baik menangani semua masalah dan tantangan dengan lebih cepat. Sehingga dapat bangkit melangkah maju mengawal aqidah-aqidah besar penting untuk bangsa menuju ke sebuah Indonesia maju,” tutup Presiden. (pub)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB