Polisi Selidiki Perusahaan Truk Pasir Penyebab Kecelakaan Cipularang

- Pewarta

Jumat, 6 September 2019 - 05:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Bandung – Kepolisian terus mendalami kasus kecelakaan maut KM 91 Tol Cipularang dengan memeriksa perusahaan penyewa jasa truk pasir yang diduga menjadi penyebab tabrakan beruntun karena membawa muatan berlebih.

“Saat ini penyidik dari Polres Purwakarta sedang melakukan proses penyelidikan pendalaman ke perusahaan pengelolaan pertambangan tanah dan juga perusahaan angkutan,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Bandung, Kamis (5/9/2019)

Polisi juga sebelumnya telah menetapkan dua orang tersangka berinisial S dan DH. Tersangka DH yang meninggal dunia, merupakan sopir truk yang terguling bernopol B-9763-UIT. Sedangkan tersangka berinisial S merupakan sopir truk nopol B-9410-UIU yang mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan.

Menurut Trunoyudo keduanya merupakan sopir yang bekerja pada salah satu perusahaan jasa pengangkutan. Perusahaan itu, kata dia, disewa perusahaan tambang untuk mengangkut pasir yang rencananya dibawa ke Karawang.

“Kalau tersangka ini, apakah hanya menjalankan atau apakah ada perintah tentu memerlukan pendalaman lagi. Apa perusahaan ini menambah sendiri kapasitasnya. Ini sebagai saksi dulu,” kata dia.

Selain itu, menurutnya tersangka dalam insiden yang menelan sebanyak 8 korban jiwa ini pun bisa bertambah. Polisi pun, kata dia, akan meminta pendapat ahli pidana untuk mendalami kasus tersebut berdasarkan alat bukti yang didapat penyidik.

“Alat bukti yang kita cari adalah unsur kelalaiannya yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dan menyebabkan luka berat, ini tentunya kita akan meminta pendapat ahli pidana karena dari unsur kelalaian dan unsur sengaja ini satu hal yang berbeda, apakah bisa dipidana seseorang atau perusahaan, kan tentu harus ada objek hukumnya,” kata dia.

Sebelumnya pada Senin (2/9/2019) terjadi tabrakan beruntun di KM 91 Tol Cipularang yang terletak di Kabupaten Purwakarta. Kecelakaan yang melibatkan 20 kendaraan tersebut menyebabkan sebanyak 8 orang meninggal dunia. (bar)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB