Pinsar Khawatirkan Kenaikan Harga Ayam Bersifat Sementara

- Pewarta

Senin, 9 September 2019 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Solo – Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia mengkhawatirkan kenaikan harga ayam saat ini hanya bersifat sementara sehingga tidak memberikan kepastian kepada peternak.

“Memang dibandingkan minggu lalu ada kenaikan sedikit, tetapi masih di bawah HPP (harga pokok produksi, red),” kata Ketua Pinsar Indonesia Jawa Tengah Parjuni di Solo, Senin (9/9/2019).

Ia mengatakan untuk saat ini harga ayam lepas kandang di kisaran Rp13.500/kg. Harga ini masih jauh di bawah HPP yaitu Rp17.500-18.500/kg.

“Kalau minggu lalu harganya di kisaran Rp10.000-11.000/kg. Jadi memang ada sedikit kenaikan, tetapi tetap saja kami masih rugi,” katanya.

Terkait hal itu, ia berharap agar kenaikan harga kali ini bukan bersifat sementara karena sejauh ini sudah banyak peternak yang gulung tikar akibat harga ayam hidup sejak awal tahun ini terus merosot.

“Jangan hanya jadi harapan palsu, jangan sekadar omongan. Kebutuhan pasar dengan suplai sangat tidak seimbang, ini yang bikin khawatir peternak,” katanya.

Sementara itu, naik turunnya harga ini tidak membuat peternak lantas menahan untuk melepas produksinya di pasaran mengingat keterbatasan usia panen ayam.

“Maksimal 30-35 hari itu sudah panen. Kalau di Soloraya usia di atas 35 hari saja beratnya sudah lebih dari 2 kg,” katanya.

Sebelumnya, salah satu peternak Surono mengaku kebingungan menjual ayam produksinya karena harga jauh di bawah HPP.

“Untuk perkilogramnya kami rugi Rp5.000-6.000/kg,” katanya.***1*** (aws)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru

Tujuan utama akun demo adalah mempelajari cara kerja platform trading, Anda dapat mulai mempelajari cara membuat akun demo dengan

broker trading tepercaya seperti Weltrade. (Dok. weltrade.com)

Bisnis

Cara Membuat Akun Demo dan Berlatih Trading Tanpa Risiko

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:07 WIB

logo

Pers Rilis

Sunlife perkenalkan merek global baru

Sabtu, 17 Okt 2026 - 02:18 WIB