Pimpin Upacara di Unhan, Menhan Prabowo: Pertahanan Ditentukan oleh Sains dan Teknologi

- Pewarta

Senin, 5 September 2022 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjadi inspektur upacara di Kampus Bela Negara Universitas Pertahanan. (Dok. kemhan.go.id)

Menjadi inspektur upacara di Kampus Bela Negara Universitas Pertahanan. (Dok. kemhan.go.id)

ADIL MAKMUR – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pertahanan sebuah negara ditentukan oleh sains dan teknologi.

Hal itu dikatakannya saat menjadi inspektur upacara pada pembukaan pendidikan Program Vokasi Diploma (D3), Program Sarjana (S1), Program Magister (S2) dan Program Doktoral (S3) serta kenaikan pangkat kadet mahasiswa Program Vokasi Diploma (D3), Program Sarjana (S1) UNHAN RI TA 2022/2023 Jumat 2 September 2022, di Kampus Bela Negara Universitas Pertahanan, Komplek IPSC, Sentul, Bogor.

“Saya garisbawahi, pertahanan sebuah negara di abad 21 ditentukan oleh sains dan teknologi. Bangsa Indonesia harus merebut sains dan teknologi”, ujarnya.

Menhan Prabowo melanjutkan Universitas Pertahanan adalah lembaga pendidikan yang sangat strategis dan vital, karena satu-satunya Perguruan Tinggi di Indonesia yang mendalami seluruh spektrum kajian dan pelajaran tentang strategi manajemen pertahanan serta ilmu perang.

“Pertahanan adalah hal yang mutlak. Kalau kita kaya kita harus kuat menjaga kekayaan. ”

“Kalau kita ingin merdeka kita harus kuat menjaga kemerdekaan. Kalau kita ingin berdaulat, kita harus kuat menjaga kedaulatan. Di sinilah pentingnya Universitas Pertahanan,” katanya.

Menhan Prabowo juga menjelaskan bahwa dari sejak awal bertugas sebagai Menteri Pertahanan, dirinya menempatkan pengembangan Unhan RI sebagai salah satu hal yang sangat penting.

Mengingat saat ini perkembangan teknologi dan sains di dunia yang membutuhkan sumber daya manusia yang handal, idealis, dan profesional.

Mahasiswa UNHAN RI yang telah lulus seleksi TA 2022/2023 berjumlah 792 orang dari seluruh provinsi di Indonesia, yang terdiri dari: 175 orang Program Vokasi Diploma 3 (D3), 300 orang Program Sarjana (S1), 293 orang Program Magister (S2), serta 24 orang Program Doktoral (S3). ***

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB