Peringati HUT ke-75 TNI, Sinergi Menjadi Kunci Membangun Kekuatan Pertahanan

- Pewarta

Selasa, 6 Oktober 2020 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa sinergi dan kerja sama yang dilakukan TNI dengan berbagai elemen bangsa adalah kunci untuk membangun kekuatan pertahanan. Hal ini sesuai dengan tema HUT ke-75 TNI, yaitu “Sinergitas untuk Negeri”.

“Sinergi adalah kunci untuk membangun kekuatan pertahanan yang semakin kokoh dan efektif,” tegas Presiden dalam amanatnya pada HUT ke-75 TNI yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/10/2020).

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan, dalam menghadapi kondisi dunia yang berubah dan bergerak sangat dinamis diperlukan transformasi dalam organisasi TNI. “Transformasi organisasi TNI harus terus dilakukan sesuai dengan dinamika lingkungan strategis sesuai dengan dinamika ancaman, dan sesuai dengan perkembangan teknologi militer,” ujarnya.

Diungkap Presiden, dalam lima tahun terakhir TNI telah melakukan transformasi organisasi secara signifikan serta membentuk satuan-satuan organisasi yang baru untuk mendukung hal itu, di antaranya Divisi 3 Kostrad, Komando Operasi Angkatan Udara III, Komando Armada III, Pasukan Marinir 3, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan, Skuadron Drone Angkatan Udara, dan Satuan Siber TNI.

“Pembentukan satuan-satuan organisasi baru ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk terus melakukan transformasi organisasi TNI, agar TNI semakin kokoh dalam menjalankan perannya,” kata Presiden.

Transformasi organisasi tersebut, tambahnya, harus didukung oleh transformasi teknologi serta personel yang mengendalikannya. TNI harus mampu beradaptasi di tengah era lompatan teknologi militer yang akan mempengaruhi taktik dan strategi perang masa depan. “Untuk menguasai lompatan teknologi militer terkini, kita harus bersungguh-sungguh untuk mengubah kebijakan kita, dari kebijakan belanja pertahanan menjadi investasi pertahanan,” kata Presiden.

Kebijakan investasi pertahanan tersebut harus dirancang secara sistematis dan dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan dalam jangka panjang. “Hanya melalui investasi pertahanan jangka panjang yang terencana, TNI akan mampu menjadi kekuatan perang modern yang mengikuti perkembangan teknologi termaju,” kata Kepala Negara.

Presiden juga menekankan pentingnya karakter pejuang ada dalam jiwa prajurit TNI untuk dapat bertransformasi serta selalu siap menjawab panggilan tugas kapanpun dan di manapun.

“Karakter pejuang yang selalu siap untuk bersinergi, untuk bekerjasama bahu membahu dengan berbagai elemen bangsa, sinergi antar korps, sinergi antar matra, sinergi antar instansi, serta sinergi antar TNI dan Polri,” kata Presiden. (skb)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB