Pengamat Desak Pemerintah Keluarkan Metode Baru Tangani Papua

- Pewarta

Selasa, 3 September 2019 - 04:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Pengamat kebijakan publik, Riant Nugroho mendesak kepada pemerintah untuk segera mengeluarkan metode baru yang lebih efektif untuk penanganan krisis di Papua.

“Memang lebih sulit dibandingkan Aceh karena aktornya terlalu tersebar sehingga pengendalian secara keaktoran yang lazim dipakai di Indonesia dan berbagai negara tidak efektif,” kata Riant di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Riant memperkirakan “penyebaran” ini dilakukan oleh mereka yang mengetahui “keberhasilan” pemerintah Indonesia dalam mengatasi masalah di Aceh.

Sejak kebijakan Opsus Papua, Otsus Papua, hingga Desk Papua nampaknya masih relatif kurang efektif, sehingga diperlukan metode baru salah satunya dengan menunjuk utusan khusus (special envoy) untuk menangani krisis Papua, jelas Riant.

Menurut Riant tiga tokoh yang cocok untuk mengisi posisi tersebut bisa ditunjuk Jusuf Kalla, Prof. Mahfud MD, atau Prof. Purnomo Yusgiantoro.

“Mengapa tiga tokoh ini ditunjuk? Karena krisis Papua ini terkait konflik sumber daya alam dan keamanan maka tiga tokoh ini dinilai cocok untuk menyelesaikan kasus tersebut,” ujar dia menanggapi kondisi Papua terkini. (gdt)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:55 WIB

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Berita Terbaru