Menkeu : Pergerakan Suku Bunga dan Likuiditas Pengaruhi Properti

- Pewarta

Senin, 17 Desember 2018 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pergerakan suku bunga acuan maupun kurs dan pengetatan likuditas menjadi faktor yang bisa mempengaruhi pertumbuhan sektor properti.

“Kondisi ini sesuatu yang harus diwaspadai karena sepanjang tahun 2018 terjadi masalah nilai tukar, suku bunga, dan likuiditas yang cukup ketat,” kata Sri Mulyani dalam membuka seminar Proyeksi Properti 2019 di Jakarta, Senin (17/12/2018).

Ia menjelaskan koordinasi stabilitas makroekonomi dengan kebijakan moneter selalu dilakukan agar suku bunga acuan, nilai tukar, dan likuiditas, tidak mempengaruhi penjualan rumah maupun bangunan.

Pengelolaan ini menjadi penting, karena tidak hanya terkait pemenuhan rumah atau bangunan bagi masyarakat, namun juga kondisi perekonomian secara keseluruhan.

Sri Mulyani bahkan menceritakan kejatuhan sektor properti di AS karena buruknya pengelolaan kredit perumahan dan berdampak kepada krisis keuangan global 2008-2009.

Pemulihan baru terjadi setelah Bank Sentral AS melakukan Quantitative Easing serta menurunkan suku bunga acuan hingga mendekati nol agar permintaan kembali meningkat.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya untuk mendorong kinerja sektor properti agar tetap tumbuh dan permintaan tidak berkurang terutama dari generasi milenial.

Selama ini, tambah dia, pemerintah juga telah menerbitkan kebijakan fiskal untuk mendukung pertumbuhan sektor properti, salah satunya melalui relaksasi kebijakan perpajakan.

Relaksasi dari pungutan Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), maupun Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), ini diharapkan bisa menggairahkan penjualan properti.

“Pertumbuhan sektor properti harus didukung karena mempunyai multiplayer effect yang tinggi. Oleh karena itu, pemerintah memformulasikan kebijakan fiskal untuk menumbuhkan ekonomi,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Menkeu juga menekankan pentingnya para pemangku kepentingan dalam bidang properti untuk aktif dalam revolusi industri 4.0 untuk mengantisipasi cepatnya perubahan teknologi.

Selain itu, sinergi pemerintah dan swasta juga perlu ditingkatkan agar tercipta kerja sama yang lebih produktif terutama untuk mengantisipasi permintaan dari generasi milenial.

Seminar proyeksi properti 2019 merupakan acara yang diselenggarakan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk membahas berbagai informasi, data, fakta maupun pandangan properti tahun depan.

Terdapat tiga isu utama dalam seminar ini yaitu tren perkembangan properti 2019 dipandang dari peluang, potensi dan tantangan, potensi properti di era Revolusi Industri 4.0, serta isu global terkait pemanfaatan aset dan potensi optimalisasi. (sat)

Berita Terkait

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Operasi Terpadu Kemenhut Bersihkan 360 Hektare Sawit Ilegal TNGL
Gabah Rp6.500 Dan Beras SPHP Jadi Penopang Harga Stabil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:38 WIB

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 08:53 WIB

Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!

Jumat, 12 September 2025 - 15:47 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB