Menkeu Paparkan Lagi Kebijakan Pemerintah Atasi Pandemi Covid-19

- Pewarta

Selasa, 30 Juni 2020 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan langkah-langkah kebijakan ekonomi Indonesia mengatasi pandemi Covid-19 dalam acara Toronto Centre Live Webinar pada Senin, (29/6/2020) di Jakarta. Toronto Centre merupakan lembaga nirlaba yang fokus pada capacity building regulasi dan pengawasan sektor keuangan.

Pada acara bertema “Post Covid-19 Crisis: Implications for Financial Stability, Financial Inclusion, Gender Equality and International Development” ini, Menkeu menjelaskan salah satu langkah yang diambil pemerintah Indonesia adalah dengan memberi restrukturisasi untuk kredit UMKM selama 6 bulan, khususnya kredit ultra mikro (UMi). Menurut Menkeu, ini penting dilakukan karena di Indonesia, banyak dari para peminjam modal usaha ini adalah pengusaha wanita.

Menkeu menambahkan, pada krisis kali ini dengan pembatasan sosial, teknologi banyak membantu. Banyak transaksi secara online. Hal ini mengakselerasi penggunaan teknologi yang mentransformasi ekonomi ke digital.

Menkeu juga menjelaskan strategi pembiayaan Indonesia di masa pandemi. Peningkatan defisit terjadi secara dramatis menjadi di atas 6% untuk penanganan Covid-19. Pemerintah mengandalkan pendalaman pasar dan mengandalkan mata uang dalam negeri kemudian dana abadi pendidikan.

“Pendalaman pasar dan mengandalkan mata uang dalam negeri menjadi sangat penting. Di Indonesia, peningkatan defisit terjadi secara dramatis menjadi di atas 6%. Kami pertama melihat sumber pembiayaan yang kita miliki sendiri, kami memiliki dana abadi pendidikan,” jelasnya.

Selanjutnya, Pemerintah juga memanfaatkan pasar surat berharga dalam negeri. Di samping itu, Bank Sentral dimungkinkan untuk membeli dan berpartisipasi di pasar primer. Terakhir, peran lembaga keuangan multilateral menjadi sangat penting dalam memberikan pinjaman dengan bunga yang rendah kepada anggotanya. (keu)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru