Mendag Lepas Kontainer Ekspor Mayora Group di Tengah Pandemi

- Pewarta

Rabu, 1 Juli 2020 - 03:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Tangerang – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto optimistis ekspor produk makanan dan minuman (mamin) dapat bertahan dan berkembang di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Optimisme ini salah satunya ditunjukkan oleh keberhasilan Mayora Group yang terus meningkatkan capaian ekspornya.

Hal ini disampaikan Mendag saat melepas kontainer ekspor ke-4.000 Mayora Group periode Juni 2020 dengan total nilai Rp1,07 triliun. Pelepasan kontainer ekspor ini berlangsung pada Selasa (30/6/2020), di lokasi pabrik Mayora Group, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Dengan pelepasan kontainer ke-4.000 Mayora Group periode Juni 2020 dengan nilai Rp 1,07 triliun, diharapkan produk mamin Indonesia semakin eksis dan dikenal, tidak hanya di kancah domestik namun juga di seluruh dunia dan dapat diikuti pelaku usaha lainnya di Indonesia,” ujar Mendag.

Mendag juga menyampaikan apresiasi kepada Mayora Group. “Kami menyampaikan penghargaan dan ucapan selamat kepada Mayora Group yang mencatatkan prestasi luar biasa dengan keberhasilannya mengirimkan kontainer ke-4.000 pada periode Juni 2020 di masa sulit dan penuh tantangan seperti ini. Keberhasilan ini tentunya memberikan kontribusi yang berarti bagi kinerja ekspor nasional,” ungkap Mendag.

Dengan pelepasan kontainer ekspor ke-4.000 periode Juni 2020 ini, maka sepanjang Januari-Juni 2020, Mayora Group telah mengekspor sebanyak 17.000 kontainer. “Prestasi tersebut merupakan hal positif yang perlu kita pertahankan ke depannya,” imbuh Mendag. Selain itu, Mendag juga menyampaikan rasa bangganya karena beberapa produk Mayora, seperti Torabika dan Kopiko telah meraih pencapaian yang luar biasa di negara-negara lain. Bahkan permen kopiko merupakan produk permen kopi nomor satu di Filipina, Vietnam, Malaysia, India, kawasan Afrika dan Timur Tengah, hingga Amerika Serikat. Produk kopi kemasan dari Mayora juga menjadi pemimpin pasar di Filipina dengan menguasai pangsa pasar sebesar 46 persen.

Secara umum pandemi Covid-19 telah berdampak pada sektor perdagangan di seluruh dunia. Namun, lanjut Mendag, beberapa sektor produk ekspor seperti pertanian, kesehatan, dan mamin olahan masih memiliki peluang yang besar untuk terus tumbuh.

Saat ini kesadaran konsumen akan produk mamin yang higienis dan baik bagi imun tubuh terus meningkat. “Untuk itu, diperlukan strategi khusus dalam memasarkan produk yang inovatif dan berkualitas, bermutu, serta memiliki produktivitas yang efisien dalam rantai nilai produksi.

Hal ini akhirnya dapat menghasilkan produk yang kompetitif di pasar internasional,” kata Mendag. Mendag menyampaikan, Kementerian Perdagangan terus mendukung pelaku usaha dalam meningkatkan ekspor produk Indonesia. Untuk itu, Kementerian Perdagangan telah menyiapkan beberapa strategi untuk peningkatan ekspor.

Sejumlah strategi di antaranya dengan mempermudah dan mempercepat pelayanan penerbitan surat keterangan asal (SKA) barang ekspor melalui penerapan affixed signature dan stamp; menerapkan otentikasi otomatis dalam proses perizinan ekspor bagi eksportir yang memiliki reputasi; serta meningkatkan kecepatan layanan ekspor-impor dan pengawasan melalui National Logistic Ecosystem (NLE).

Selain itu, Kementerian Perdagangan juga melakukan peningkatan fasilitasi dan pelayanan informasi ekspor, promosi ekspor dan penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) secara virtual melalui perwakilan perdagangan; peningkatan pelatihan calon eksportir secara virtual; serta mengusulkan insentif berupa asuransi, kredit ekspor, dan pembiayaan lainnya melalui lembaga pembiayaan ekspor bagi eksportir terdampak Covid-19.

Sementara itu, Presiden Direktur Mayora Group Andre Sukendra Atmadja menyampaikan, Mayora Group berkomitmen turut membangun perekonomian Indonesia, baik melalui bisnis dalam negeri, maupun berkontribusi dengan melakukan ekspor menggunakan merek Indonesia. (dag)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru

Tujuan utama akun demo adalah mempelajari cara kerja platform trading, Anda dapat mulai mempelajari cara membuat akun demo dengan

broker trading tepercaya seperti Weltrade. (Dok. weltrade.com)

Bisnis

Cara Membuat Akun Demo dan Berlatih Trading Tanpa Risiko

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:07 WIB