Adilmakmur.co.id, Jakarta – Mantan Danjen Kopassus sekaligus Ketua Bidang Ketahanan Nasional Partai Gerindra, Mayjen Purnawirawan Soenarko ditangkap POM TNI atas dugaan makar dan penyelundupan senjata. Gerindra prihatin dengan kejadian itu.
“Tentu kita prihatin ya, tentu kita akan melihat apa betul ditangkap karena itu,” kata Wasekjen DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade saat diminta tanggapannya oleh Okezone atas penangkapan Soenarko, Selasa (21/5/2019).
Gerindra masih terus mencari informasi valid soal kasus yang dituduhkan kepada kadernya itu. Andre belum berani berkomentar banyak sekarang.
“Belum dapet informasi nih,” kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi itu.
Sebelumnya Soenarko dilaporkan ke Bareskrim Polri. Kemudian penyidik POM TNI bersama Polri menangkap mantan Pangdam Iskandar Muda itu. Dia ditangkap bersama seorang prajurit TNI berinisiap Praka BP atas dugaan penyelundupan senjata.
“Tadi malam, 20 Mei 2019, telah dilakukan penyidikan terhadap oknum yang diduga sebagai pelaku pada waktu bersamaan oleh penyidik dari Mabes Polri dan penyidik dari POM TNI,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Sisriadi. (*)





![Li Zijun (right), a scholar of the Chinese Theatre Literature Society, displays a photo of his grandfather, Li Hongchun, portraying the legendary Chinese figure Guan Gong during the International Youth Dialogue on Loyalty and Honor Without Borders in Yuncheng, Shanxi province, on Wednesday. [Photo by Zhu Xingxin/China Daily]](https://adilmakmur.co.id/wp-content/uploads/2026/10/20261014044010EDT_image_1-225x129.jpg)