Mantan Anggota Komnas HAM : Isu Pelanggaran HAM Tak Pernah Muncul saat Prabowo Duet dengan Megawati

- Pewarta

Senin, 14 Januari 2019 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Siane Indriani, (tengah)

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Siane Indriani, (tengah)

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Siane Indriani, menyatakan isu pelanggaran HAM yang dituduhkan kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat kerusuhan 98 silam sengaja diciptakan oleh lawan politiknya. Siane menjelaskan, isu HAM hanya muncul pada Pilpres 2014 dan Pilpres 2019 saja.

“Pada saat 2009 ketika Pak Prabowo berdampingan dengan Ibu Mega, ini tidak pernah muncul. Tidak muncul namanya tuduhan atau mungkin ya sindiran-sindiran kepada Pak Prabowo,” kata Siane usai nonton bareng debat capres 2014 di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Sabtu (12/1/2019).

Mantan Anggota Komnas HAM periode 2012-2017 ini curiga, isu HAM muncul hanya untuk menyerang Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. Oleh karena itu, untuk debat nanti, Prabowo-Sandi menurutnya hanya perlu menajamkan kembali yang sudah Prabowo lakukan pada debat Pilpres 2014.

Dia meyakini, debat Pilpres 2019 sama persis dengan debat Pilpres 2014. Prabowo hanya perlu mengulang saja yang disampaikan lima tahun lalu. Sehingga tidak akan menjadi beban saat debat yang digelar pada 17 Januari 2019.

“Tadi ada tema yang disebut tema HAM tapi tidak masuk, kali ini secara eksplisit tema HAM menjadi pilihan yang paling penting dan kedua terorisme. Jadi ini sepertinya ada semacam penajaman dari debat dibandingkan debat tahun 2014,” bebernya.

Siane menambahkan, jika dilihat dari tahun ke tahun isu HAM itu selalu ditujukan kepada Prabowo. Jadi bisa dipastikan, lawan politik Prabowo memang sengaja mengada-ada isu tersebut, untuk mengalihkan isu sesungguhnya capres petahana yang tidak bisa menepati janji kampanyenya.

“Sehingga itu hanya muncul sebetulnya ketika menjelang Pilpres,” imbuhnya. (ver)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK
Cekcok Berujung Maut di Ciputat, Polisi Telisik Motif Suami Bunuh Istri
Kisruh Apartemen Puri Park View: Di Balik Dinding Mewah, Layanan Rusak dan Kepemilikan Tak Jelas
BMC Jadi Media Partner Resmi Muslim LifeFair 2025, Dukung Promosi Industri Halal di Bogor
Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto, Momentum Penguatan Pemerintahan Menuju Transformasi Ekonomi Nasional
Dari Senayan ke SOKSI: Langkah Politik Baru Misbakhun, Sayap Golkar yang Strategis Jelang 2029 Mendatang

Berita Terkait

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:49 WIB

Dugaan Korupsi Kredit LPEI, Jejak Dana PT MAJU Disorot KPK

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:01 WIB

Cekcok Berujung Maut di Ciputat, Polisi Telisik Motif Suami Bunuh Istri

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:17 WIB

Kisruh Apartemen Puri Park View: Di Balik Dinding Mewah, Layanan Rusak dan Kepemilikan Tak Jelas

Senin, 9 Juni 2025 - 14:20 WIB

BMC Jadi Media Partner Resmi Muslim LifeFair 2025, Dukung Promosi Industri Halal di Bogor

Senin, 9 Juni 2025 - 09:28 WIB

Jokowi Tanggapi Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Sebut Dinamika Demokrasi dan Mekanisme Konstitusi

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB