Makin Banyak Laporan Keuangan Pemerintah Pusat-Daerah Raih WTP

- Pewarta

Jumat, 20 September 2019 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) mengatakan makin banyak laporan keuangan pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Hari ini kita menyampaikan laporan hasil pemeriksaan (LHS) semester I/2019 ini kepada Pak Presiden, sama halnya seperti yang sudah kita sampaikan ke DPR dan DPD,” kata ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Moermahadi didampini oleh anggota BPK lainnya, sedangkan Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.

“Jadi, ada beberapa hal disampaikan terkait hasil laporan keuangan, baik dari pemerintah pusat maupun dari daerah itu ‘progresnya’ sangat baik, LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) maupun LKPP (Laporan Keuangan Pemerintah Pusat), presentasenya juga meningkat, tinggal sedikit yang belum WTP,” tambah Moermahadi.

Selain laporan keuangan, BPK juga menyampaikan hasil pemeriksaan kinerja yang secara umum telah dijelaskan kepada Presiden Jokowi berikut rekomendasinya.

“Dalam kesempatan ini juga disampaikan bahwa BPK periode 2014-2019 akan berakhir Oktober, jadi kesempatan ini beberapa anggota dan saya pamit pada Presiden bahwa kami sudah menyampaikan pemeriksaan,” ungkap Moermahadi.

Moermahadi menyebutkan ada empat kementerian/lembaga pusat yang mendapatkan opnisi Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

“Ada empat yang WDP, yaitu Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga), KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), sedangkan yang mendapat disclaimer (tidak memberikan opini) ada Bakamla (Badan Keamanan Laut), sama seperti laporan yang kemarin, kalau pemerintah daerah di situ tinggal dua, kabupaten/kota sudah naik semua,” jelas Moermahadi.

Hasil pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) diperoleh opini Wajar Tanpa pengecualian (WTP) sebanyak 81 lembaga kementerian termasuk BPK dan satu laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN). Empat LKKL memerpoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan satu kementerian/lembaga mendapat opini Tidak Menyatakan Pendapat (TMP)

Sedangkan mengenai Laporan keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2018 terjadi peningkatan opini Wajar Tanpa pengecualian (WTP). BPK memberikan opini WTP kepada 443 LKPD (82 persen), opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada 86 LKPD (16 persen) serta opini Tidak Memberikan Pendapat pada 13 LKPD (2 persen).

Berdasarkan tingkat pemerintahan, capaian opini WTP telah melampaui target kinerja keuangan daerah bidang penguatan tata kelola pemerintah daerah yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Secara keseluruhan, BPK menemukan 14.965 permasalahan senilai Rp10,35 triliun dalam pemeriksaan selama semester I tahun 2019. Jumlah tersebut meliput 7.236 permasalahan kelemahan sitem pengendalian internal lembaga, 7.636 permasalahan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundangan senilai Rp9.68 triliun serta 93 permasalahan ketidakhematan, ketidakefisienan dan ketidakefektivan senilan Rp676,81 miliar. (dln)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru