Lebih Dari 11 Ribu Desa Wilayah 3T Sudah Terjangkau Jaringan 4G

- Pewarta

Kamis, 11 Juni 2020 - 03:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli mengatakan pemerintah bersama operator seluler telah membangun jaringan 4G di lebih dari 11 ribu desa/kelurahan di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).

“Tepatnya sebanyak 11.228 dari 20.341 desa yang tercover dari 70 ribu desa (di seluruh Indonesia), 11 ribu sisanya ada di 3T,” tutur Dirjen PPI dalam Webinar Pemerataan Jaringan Telekomunikasi dalam Menyongsong New Normal, dari Jakarta, Rabu (10/06/2020).

Dirjen Ramli menjelaskan, dari 83.218 desa/kelurahan di seluruh Indonesia, saat ini sudah terjangkau jaringan 4G sebanyak 70.670, termasuk di dalamnya wilayah 3T. Sementara itu, dari 20.341 desa di wilayah 3T, masih ada 9.113 desa lainnya yang belum tercover.

Menurut Dirjen PPI, Kementerian Kominfo terus mewujudkan pemerataan akses internet agar dirasakan seluruh masyarakat. Pada wilayah yang sudah tercover 4G, pemerintah juga memastikan kualitas layanannya.

“Jadi pemerintah sudah melakukan bersama-sama dengan operator, tidak hanya membangun daerah-daerah yang non 3T, tetapi juga yang 3T,” jelasnyai

Dari 11.228 desa di 3T yang sudah tercover, 1.606 desa dibangun oleh BAKTI Kominfo dengan menggunakan dana USO, sedangkan 9.622 desa lainnya oleh operator.

Dirjen Ramli menambahkan, saat ini masih banyak desa/kelurahan yang belum terjangkau 4G, baik di wilayah 3T maupun non 3T, yakni ada lebih dari 12 ribu, “Jadi kalau 12.548 ini kalau kita bagi lagi, ada 9.113 berada di 3T, tetapi ada juga sekitar tiga ribu yang ada di wilayah-wilayah non 3T,” tuturnya.

Untuk wilayah non 3T yang belum tercover, pemerintah akan menyerahkan kepada operator-operator seluler untuk membangun, sementara di wilayah 3T oleh BAKTI.

“Karena desa-desa yang 9.113 ini otomatis sebetulnya mungkin secara keekonomian bagi operator agak kurang menarik karena mungkin penduduknya kecil, tetapi tetap harus (ada layanan internet), walaupun penduduknya sedikit desa itu tetap harus kita kasih sinyal,” tegas Dirjen Ramli. (kom)

Berita Terkait

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Operasi Terpadu Kemenhut Bersihkan 360 Hektare Sawit Ilegal TNGL
Gabah Rp6.500 Dan Beras SPHP Jadi Penopang Harga Stabil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:38 WIB

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 08:53 WIB

Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!

Jumat, 12 September 2025 - 15:47 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB