Kontraksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tak Sedalam Negara Lain

- Pewarta

Kamis, 6 Agustus 2020 - 02:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, menyatakan kontraksi pertumbuhan ekonomi yang dialami Indonesia sepanjang triwulan II-2020 tidak sedalam negara lain.

“Di antara peer country, Indonesia masih relatif tidak sedalam yang lain. Namun tentu kita berharap ada efek perbaikan perekonomian melalui baik itu China maupun negara lain yang recover terlebih dahulu,” kata Airlangga di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Menurut Menko Perekonomian, menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia terbilang cukup baik dibanding negara lain. Ia pun membandingkan dengan negara seperti Eropa yang minus 15 persen, Singapura minus 12 persen, Prancis minus 19 persen, hingga Mexico yang minus lebih dalam yakni 18,9 persen di kuartal II-2020.

“Negara lain seperti Eropa itu malah turun lebih dalam lagi dari minus 3 persen di kuartal I menjadi 15 perssn di kuartal II. Demikian pula seperti negara Prancis minus 19 persen. Negara ASEAN lain seperti Singapura sudah minus 12 persen, bahkan Mexico minus 18,9 persen,” jelasnya.

Untuk itu, pemerintah sedang berupaya bagaimana caranya agar bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi bisa positif di kuartal III-2020. Dia berharap vaksin segera ditemukan agar kegiatan perekonomian bisa menggeliat lagi.

“Jadi memang pertaruhannya bagi Indonesia adalah bagaimana kita di kuartal III ini terjadi recovery atau pembalikan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suharyanto mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 mengalami kontraksi atau minus 5,32 persen.

Pertumbuhan ekonomi yang negatif ini merupakan yang pertama kalinya sejak periode 1998 atau ketika Indonesia mengalami krisis finansial Asia. (inf)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:55 WIB

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Berita Terbaru