Komnas HAM Desak Pengungkapan Kerusuhan di Wamena

- Pewarta

Selasa, 1 Oktober 2019 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak pengungkapan kasus kerusuhan saat unjuk rasa di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, yang menelan 32 korban jiwa dan berlanjut menimbulkan eksodus warga pendatang di daerah itu.

“Komnas HAM menegaskan komitmennya mendorong upaya pengungkapan tragedi, apa pun. Upaya pengungkapan tragedi ini sesuatu yang penting sehingga jelas apa dan siapa yang melakukan, motif dan sebagainya karena ini tidak bisa kita biarkan,” ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Taufan menegaskan jika kasus itu dibiarkan tanpa penegakan hukum, maka peristiwa yang sama dikhawatirkan terulang kembali. Apalagi masyarakat di Papua dalam kondisi penuh kekhawatiran dan saling tidak percaya.

Untuk meredakan kerusuhan di Papua, Komnas HAM mendorong agar dilakukan dialog konstruktif untuk mencari langkah damai oleh pemerintah pusat, daerah dan tokoh-tokoh Papua.

Hal itu disebutnya penting agar tragedi lebih besar yang memicu ketegangan hingga daerah lain di luar Papua tidak terjadi.

“Kami mendorong dan siap memfasilitasi semua pihak untuk duduk berdialog dalam rangka mencari solusi perdamaian di Papua,” kata Taufan.

Sementara itu, Polres Jayawijaya mengamankan dan memeriksa tujuh orang diduga pelaku kerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Dari tujuh yang diamankan, tiga ditetapkan sebagai tersangka, sementara empat telah diperbolehkan pulang. Pelaku diketahui membawa panah, batu serta bensin untuk membakar sejumlah fasilitas umum.

Tidak hanya pelaku di lapangan, kepolisian masih melakukan penyelidikan pengembangan untuk mengungkap aktor intelektual di balik kerusuhan tersebut. (dda)

Berita Terkait

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:55 WIB

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Berita Terbaru

Tujuan utama akun demo adalah mempelajari cara kerja platform trading, Anda dapat mulai mempelajari cara membuat akun demo dengan

broker trading tepercaya seperti Weltrade. (Dok. weltrade.com)

Bisnis

Cara Membuat Akun Demo dan Berlatih Trading Tanpa Risiko

Sabtu, 17 Okt 2026 - 05:07 WIB