Kemenhub akan Perbaiki Mekanisme Penumpang Kapal Laut

- Pewarta

Senin, 26 Agustus 2019 - 03:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Kulon Progo – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memperbaiki mekanisme penumpang kapal laut menyusul terbakarnya Kapal Motor (KM) Santika Nusantara di perairan Masalembu, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (25/8/2019), mengatakan ia sudah melakukan koordinasi dan klarifikasi dengan Dirjen Perhubungan Laut.

Dari daftar manifes yang dibawa nakhoda, penumpang kapal tersebut tercatat hanya ada 177 orang. Namun kenyataannya jumlah penumpang yang selamat dan meninggal jauh di atas daftar manifes yang ditandatangani nakhoda.

“Menurut keterangan yang bertanggung-jawab adalah nakhoda, karena nahkoda yang menandatangani 177 penumpang, dan lainnya,” kata Budi Karya.

KM Santika Nusantara rute Surabaya-Balikpapan terbakar di perairan Masalembu, Sumenep, Kamis (22/8/2019), sekitar 20.45 WIB. Sebanyak 111 penumpang berhasil diselamatkan, terdiri atas 100 penumpang dewasa, enam anak-anak, dan 5 bayi.

Namun demikian, lanjut Budi Karya, Kemenhub akan memperbaiki mekanisme penumpang. Ke depan tidak boleh ada lagi, penumpang-penumpang yang naik truk. KM Santika Nusantara, kata dia, jenis roro, sehingga ketika ada penumpang yang bersembunyi di truk,tidak terdeteksi dengan baik.

“Oleh karena itu, kami minta pertanggungjawaban nakhoda atas jumlah orang yang naik melebihi manifes,” katamya.

Sebelumnya, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang KM Santika Nusantara yang terbakar di perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur (Jatim), telah dievakuasi. Sebanyak 303 orang selamat, dan tiga orang tewas.

SAR Mission Coordinator (SMC), Prasetya Budiarto mengatakan, jumlah penumpang yang dievakuasi bertambah dari data terakhir, Sabtu (24/8/2019).

“Jumlah penumpang yang dievakuasi sebanyak 303 orang, tiga di antaranya meninggal dunia,” kata Prasetya. (sut)

Berita Terkait

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Operasi Terpadu Kemenhut Bersihkan 360 Hektare Sawit Ilegal TNGL
Gabah Rp6.500 Dan Beras SPHP Jadi Penopang Harga Stabil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:38 WIB

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 08:53 WIB

Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!

Jumat, 12 September 2025 - 15:47 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB