Kadispenad Sebut Hoaks Meninggalnya Habibie Diserahkan ke RSPAD

- Pewarta

Rabu, 11 September 2019 - 01:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Presiden RI ketiga BJ Habibie sempat diinformasikan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.

Namun demikian, belakangan sejumlah pihak menepis kabar tersebut dan memastikan informasi itu adalah hoaks.

Menyingkapi kondisi ini, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Chandra Wijaya, di Jakarta, Selasa, menegaskan klarifikasi terkait beredarnya hoaks meninggalnya BJ Habibie diserahkan sepenuhnya kepada RSPAD.

Rencananya pihak RSPAD memang akan menggelar konferensi pers Selasa (10/9/2019) ini.

“Saya tidak tahu persis. Rencananya RSPAD akan gelar konferensi pers terkait kesehatan pak Habibie,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Chandra, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak RSPAD.

Beredarnya informasi Presiden ke-3 Republik Indonesia Baharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia pada Selasa dinihari, dipastikan bohong atau tidak benar.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Pribadi BJ Habibie, Rubijanto, yang menyatakan pada ANTARA, di Jakarta, Selasa pagi, bahwa kondisi kesehatan mantan pemimpin Indonesia tersebut kian membaik.

“Aman terkendali, terima kasih,” kata Rubijanto saat menjawab pertanyaan mengenai kondisi kesehatan terkini BJ Habibie.

Pernyataan dari salah satu orang dekat BJ Habibie tersebut, memperkuat pernyataan dari sumber terpercaya Antara di lokasi perawatan Habibie, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa pagi yang juga menolak kabar yang awalnya beredar di media sosial tersebut.

“Alhamdulillah beliau (Habibie) masih diberikan usia. Hanya masih dibantu alat pernafasan,” kata sumber tersebut yang sekaligus menampik kabar bahwa Habibie telah mangkat pada Selasa (10/9/2019) dinihari.

Adapun informasi meninggalnya mantan pemimpin Indonesia tersebut, awalnya beredar melalui sebuah pesan dalam sosial media Facebook yang kemudian disebarkan lebih jauh lagi melalui aplikasi obrolan elektronik WhatsApp, oleh orang-orang yang membaca pesan tersebut di Facebook. (shk)

Berita Terkait

Manfaat Green Mining bagi Lingkungan, Ekonomi, dan Masyarakat 
KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga
PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil
Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar
Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030
Lukisan di Ranjang Sakit: SBY dan Istirahat Sang Jenderal Demokrat
Kejagung Tetapkan Jurist Tan Tersangka Korupsi Chromebook, Mangkir Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:10 WIB

KPK Telusuri Aliran Dana Rp222 Miliar Kasus Bank BJB ke Ridwan Kamil dan Keluarga

Rabu, 3 September 2025 - 08:18 WIB

PBB Pantau Protes Nasional, Ingatkan Indonesia Jaga Hak Warga Sipil

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Bantuan Pangan Jadi Kunci Tekan Harga Beras Di Tengah Lonjakan Pasar

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:47 WIB

Uang Rakyat Harus Efisien, Prabowo Hapus Tantiem Komisaris BUMN

Selasa, 5 Agustus 2025 - 09:03 WIB

Angelica Tengker Kukuhkan Visi Budaya dan Bangsa Lewat KKK 2025–2030

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB