Juni 2020, Bulog Targetkan Serap 600.000-650.000 Ton Beras

- Pewarta

Senin, 15 Juni 2020 - 00:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh dalam keterangannya mengatakan rata-rata penyerapan gabah/beras dalam beberapa waktu terakhir sekitar 11.000 ton hingga 12.000 ton per hari.

Hingga akhir Juni 2020, Bulog menargetkan akan menyerap sekitar 600.000-650.000 ton beras.

Sejak Januari hingga 13 Juni 2020, Perum Bulog telah menyerap gabah setara beras sebanyak 555.000 ton.

Realisasi (penyerapan beras) sudah mencapai sekitar 39.6 persen dari target pengadaan beras Bulog sebesar 1.4 juta ton sepanjang 2020. Bulog optimistis bisa mencapai target tersebut.

“Kami (Bulog) tetap optimistis dengan bekerja maksimal di lapangan dan jemput bola ke petani, kelompok tani juga mitra Kerja Bulog dan juga on farm Bulog yang saat ini juga sedang panen,” kata Tri Wahyudi di Jakarta, Minggu (14/6/2020).

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal dalam kesempatan yang sama juga mengaku optimistis bahwa Bulog akan mencapai target tersebut mengingat masih ada sejumlah wilayah yang masih panen.

Menurut Iqbal, penyerapan beras juga tidak akan dilakukan begitu panen selesai, tetapi juga harus melewati sejumlah serangkaian proses lebih dulu.

“Setalah panen (beras) masih ada prosesnya untuk masuk ke gudang, misalnya panen periode Mei hingga Juni (2020) masih ada proses penjemuran hingga penggilingan. Nah kami melihat realisasi penyerapan di gudang,” jelas Iqbal.

Sementara itu, Bulog hingga saat ini masih terus melakukan penyerapan gabah/beras sepanjang tahun.

Bulog harus terus menyediakan cadangan beras pemerintah (CBP) sebesar 1 juta ton hingga 1.5 juta ton.

Sementara, Bulog pun tetap harus menyalurkan beras dalam rangka Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) dengan target penyaluran 5.000 ton sehari.

“Jadi supaya stok (beras) kita berada di rentang 1 juta sampai 1.5 juta ton, di samping mengeluarkan, kami juga harus menyerap. Sehingga, kapanpun kita harus ada stok itu,” kata Awaludin.

Bulog juga tetap mengejar pengadaan gabah/beras sebesar 1.4 juta ton sepanjang 2020. Serapan gabah/beras akan dimaksimalkan hingga bulan ini, mengingat masa panen akan kembali berkurang dalam beberapa bulan ke depan.

Bulog memperkirakan musim panen raya akan mulai berlangsung lagi pada periode Agustus hingga September 2020 mendatang. (pub)

Berita Terkait

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Operasi Terpadu Kemenhut Bersihkan 360 Hektare Sawit Ilegal TNGL
Gabah Rp6.500 Dan Beras SPHP Jadi Penopang Harga Stabil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:38 WIB

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 08:53 WIB

Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!

Jumat, 12 September 2025 - 15:47 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB