Jago Ngutang, Pemerintahan Jokowi-Maruf Dinilai akan Perparah Ekonomi Indonesia

- Pewarta

Senin, 1 Juli 2019 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Pasca pengumuman Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan tim 02 terkait hasil Pilpres, maka pasangan Joko Widodo dan Maruf Amin tinggal menunggu waktu peresmian sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Namun, pengamat memprediksi pemerintah Jokowi-Maruf akan menghadapi masalah besar di periode kedua bagi Jokowi ini, utamanya soal ekonomi dalam negeri.

Managing Direcktor Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan mengatakan, kondisi ekonomi Indonesia ke depan justru cenderung negatif.

“Ekonomi ke depan menurut saya akan melemah,” kata Anthony, sebagaimana dilansir RMOL, Sabtu (29/6/2019).

Ia mengungkapkan, melemahnya ekonomi Tanah Air karena menguatnya kurs rupiah. Sebab, penguatan kurs rupiah yang selama ini dilakukan justru terjadi karena intervensi pemerintah.

Intervensi pemerintah, kata Anthony, yakni dengan tawaran lebih banyak utang luar negeri kepada asing demi menguatkan rupiah.

“Pada saatnya rupiah akan melemah tajam. Shortfall penerimaan pajak akan cukup besar, APBN dalam kondisi kritis, defisit tinggi, belanja rendah,” terangnya.

Terkait dengan masalah ini, ia berpandangan bahwa pemerintahan Jokowi-Maruf di periode 2019-2024 bukan memperbaiki, melainkan akan memperparah ekonomi tanah air.

“Kebijakan mereka (Jokowi-Ma’ruf) malah berlawanan dan akan memperparah ekonomi di kemudian hari. Mereka mengundang pelaku bisnis asing, misalnya di industri penerbangan domestik yang akan memperparah defisit transaksi berjalan,” jelasnya. (*)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru