Berkualitas Tinggi, Industri Olahan Kelapa Tembus Ekspor ke 6 Benua

- Pewarta

Minggu, 7 Juni 2020 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Batam – Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian mencatat setidaknya ada 13 ragam komoditas turunan kelapa yang telah laris di pasar global. Negara tujuan ekspornya pun telah menembus 6 benua, mulai dari benua Asia, Eropa, Australia, Afrika, Amerika Utara hingga Amerika Selatan.

Hampir seluruh bagian kelapa telah diekspor, mulai dari daging kelapa, air kelapa, tempurung kelapa, sabut kelapa sampai batang kelapa juga telah diekspor.

“Tidak hanya produktifitasnya yang tinggi, kualitas serta terpenuhinya persyaratan teknis negara tujuan yang menjadikan produk ini laris di banyak negara,” kata Ali Jamil melalui keterangan tertulisnya, Rabu (3/6/2020).

Menurut Jamil, eksportasi produk pertanian dalam bentuk jadi atau minimal setengah jadi sejalan dengan arahan Mentan (Syahrul Yasin Limpo, red) untuk lakukan hilirisasi terhadap produk ekspor. Dan industri olahan kelapa telah menunjukkan keberhasilannya, tambahnya.

Dari sistem IQFAST, fasilitasi sertifikasi ekspor produk olahan kelapa tercatat pada periode bulan Januari – Mei 2020 telah mencapai 463,5 ribu ton ke puluhan negara yang tersebar di 6 benua.

Selain Indonesia, 4 negara lain penghasil olahan kelapa di dunia adalah Filipina, India, Brazil dan Srilangka. Namun saat ini, dari catatan Barantan sepanjang tahun 2020, India telah mengimpor olahan kelapa dari Indonesia sebanyak 59,3 ribu ton, Brazil mencapai 1,2 ribu ton. Kemudian Srilangka impor 169,6 ribu ton dan Filipina sebanyak 65,5 ribu ton. Hal ini dapat diartikan kelapa kita saat menduduki posisi nomor satu di dunia, papar Jamil.

Tren Olahan Kelapa Batam, Meningkat

Kepala Karantina Pertanian Batam, Joni Anwar pada saat yang terpisah menyebutkan bahwa permintaan sertifikasi ekspor kelapa (Cocos nucifera) diwilayahnya pada masa pandemi ini meningkat.

“Tercatat 50% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama ditahun lalu,” kata Joni saat menyerahkan sertifikat kesehatan tumbuhan kepada eksportir PT.HGBI untuk 19 ton dengan nilai Rp. 255 juta ke Malaysia.

Dari sistem yang dimilikinya, pada caturwulan pertama tahun 2020, tercatat ekspor daging kelapa putih sebanyak 74 kali dengan total 1.500 ton dengan nominal 18 miliar rupiah. Dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yang hanya sebanyak 750 ton.

Tidak hanya itu, harga jual di tahun 2020 juga menunjukkan peningkatan 63.3% yakni Rp. 12.600,- per kilo sementara tahun 2019 hanya Rp. 7.700,- per kilo. Harapannya, ini menjadi angin segar bagi pelaku industri kelapa termasuk petaninya, imbuh Joni.

Angin Segar Kinerja Ekspor Pertanian

Badan Pusat Statistik merilis data yang menyebutkan adanya pertumbuhan ekspor pertanian pada April 2020 sebesar 12,66% atau senilai US$0,28 dibandingkan periode yang sama tahun 2019 (YoY).

Hal ini tentunya menjadi perhatian bagi Barantan yang berperan sebagai fasilitator pertanian diperdagangan internasional. “Selain memperkuat sistem perkarantinaan, digitalisasi layanan juga sinkronisasi aturan protokol ekspor negara tujuan kita tingkatkan,” tutup Jamil. (tan)

Berita Terkait

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:26 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:00 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 27 September 2026 - 16:34 WIB

SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Senin, 14 September 2026 - 09:15 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Berita Terbaru