Bappenas Undang Investor Rusia dalam Infrastruktur Energi

- Pewarta

Jumat, 6 September 2019 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adilmakmur.co.id, Jakarta – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro mengundang investor asal Rusia untuk terlibat dalam pembangunan infrastruktur sektor energi di Indonesia.

“Rencana pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia memberikan peluang bagi para investor keuangan dan strategis untuk masuk dan meningkatkan dukungan investasi,” kata Bambang dalam acara Russia-ASEAN Business Dialogue yang diselenggarakan sebagai rangkaian Eastern Economic Forum di Vladivostok, Rusia, melalui pernyataan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Bambang mengatakan sektor energi merupakan area yang menjanjikan untuk penguatan kerja sama ekonomi, apalagi Rencana Kerja Sama Energi ASEAN-Rusia 2016-2020 sudah disahkan.

Selain itu, tambah dia, negara-negara di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia, dapat belajar mengenai praktik pemanfaatan energi baru dan terbarukan dari Rusia.

Untuk itu, Bambang mengharapkan Rusia dan Indonesia memperkuat kerja sama ekonomi serta memperluas di bidang-bidang yang saling menguntungkan sekaligus menghasilkan inisiatif yang dapat berdampak positif bagi kawasan secara keseluruhan.

Berbagai skema pembiayaan sudah diupayakan untuk mengundang minat swasta untuk masuk dalam proyek infrastruktur di Indonesia seperti gabungan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA).

Peran KPBU penting untuk perencanaan, persiapan hingga penandatanganan perjanjian utama, sedangkan PINA berperan dalam proses pembiayaan untuk mencapai financial closing, terutama pada proyek dengan Internal Rate Return (IRR) di atas 13 persen.

“Gabungan skema KPBU dan PINA ini sangat penting untuk memajukan sejumlah besar proyek pada pipeline setiap skema menuju financial close dan pada akhirnya konstruksi dan tahap operasional,” ujarnya.

Hingga saat ini, skema KPBU memiliki 86 proyek dengan nilai estimasi lebih dari 40 miliar dolar AS dalam pipeline, sedangkan skema PINA memiliki 30 proyek dengan nilai estimasi lebih dari 50 miliar dolar AS dalam pipeline.

Sementara itu, Rusia merupakan investor terbesar kesepuluh bagi negara-negara ASEAN dengan total investasi untuk Indonesia mencapai 2,18 juta dolar AS, berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal. (sty)

Berita Terkait

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025
Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Operasi Terpadu Kemenhut Bersihkan 360 Hektare Sawit Ilegal TNGL
Gabah Rp6.500 Dan Beras SPHP Jadi Penopang Harga Stabil
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern

Berita Terkait

Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:38 WIB

Permintaan Tegas Prabowo Subianto ke Pengusaha: Jangan Kau Cekik Para Petani! Rakyat Harus Sejahtera

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:36 WIB

Program Partisipasi Desa PT Sumbawa Timur Mining Raih CSR & PDB Awards 2025

Sabtu, 20 September 2025 - 08:53 WIB

Keunggulan Menggunakan Layanan QRIS Merchant DOKU bagi Pebisnis Pemula!

Jumat, 12 September 2025 - 15:47 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

/C O R R E C T I O N — PayJoy/

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:15 WIB